Siapa Pencetus Ban Kapten One Love yang Bikin Geger Piala Dunia 2022 di Qatar?

Rifan Aditya

Kamis, 24 November 2022 | 17:36 WIB
Siapa Pencetus Ban Kapten One Love yang Bikin Geger Piala Dunia 2022 di Qatar?
Ban Kapten One Love (Instagram/officialknvb)

Suara.com - Pemakaian armband atau ban kapten One Love di Piala Dunia 2022 Qatar telah dilarang oleh FIFA. Lantas siapa pencetus ban kapten One Love ini?

Pelarangan ini membuat sejumlah negara meradang, apalagi setelah FIFA mengancam memberikan sanksi kepada mereka yang ngotot ingin pakai ban kapten pelangi. Nah, hal ini menimbulkan pertanyaan siapa sebenarnya pencetus ban kapten One Love tersebut.

Pencetus Ban Kapten One Love

Belanda adalah inisiator kampanye untuk memakai ban kapten One Love dalam sepak bola. Asosiasi Sepak Bola Belanda, Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB) memulai kampanye itu tahun 2020.

Dikutip dari TIME, tujuannya untuk menyatakan dukungan mereka dalam persatuan semua orang dan mengutuk segala bentuk diskriminasi.

Kemudian September 2022, sembilan negara lain, termasuk Norwegia, Swedia, dan Prancis turut dalam kampanye tersebut.

Kapten timnas negara-negara tersebut bakal memakai ban kapten One Love ketika bermain di berbagai pertandingan. Termasuk Piala Dunia Qatar dan UEFA Nations League tahun depan.

Ban kapten One Love ini berwarna pelangi. Bertuliskan "OneLove" di atasnya dan ada nomor satu di dalam gambar hati.

Memang simbol di ban kapten One Love tidak disebutkan secara langsung membela kaum LGBTQ. Namun bendera pelangi adalah simbol hak LGBTQ yang diakui secara global.

baca juga

“Ini adalah pesan penting yang sesuai dengan permainan sepak bola, di lapangan semua orang setara dan ini harus terjadi di setiap tempat di masyarakat. Dengan band OneLove kami menyampaikan pesan ini,” ujar Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk.

Perkembangan One Love

Menurut KNVB, One Love telah berkembang dari hanya sebuah kampanye menjadi sebuah program profesional yang berfokus menawarkan pelatihan tentang keragaman kepada klub-klub akar rumput.
Kampanye One Love ini awalnya dipasang di papan iklan stadion sepak bola ketika timnas Belanda main.

Logo One Love juga dikenakan pada jersey pertandingan Final Piala di Belanda yang dimainkan oleh Ajax dan PSV. Selanjutnya, OneLove muncul dalam iklan di surat kabar dan video.

Kekinian, One Love juga berkembang menjadi platform online. One Love adalah bagian dari Ons Voetbal is van Iedereen (yang diterjemahkan sebagai Sepak bola kita milik semua orang), sebuah strategi bersama untuk melawan rasisme dalam sepak bola.

Pihak di belakang One Love adalah Persatuan Sepak Bola Belanda dan pemerintah Belanda serta perwakilan dari dua liga nasional pria Eredivisie CV dan Keuken Kampioen Divisie serta perwakilan liga nasional wanita Azerion Vrouwen Eredivisie.

Program tersebut berisi dua puluh bagian dan berfokus pada empat aset utama: kesadaran, identifikasi, sanksi, dan kerja sama.

Larangan Ban Kapten One Love

Ban kapten One Love dilarang dalam gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Alasannya, tuan rumah Qatar sejak awal tidak mendukung dan melarang segala bentuk kampanye terhadap kaum LGBTQ.

Hal ini sesuai dengan hukum yang diterapkan di negara mereka sejak lama.

Duta besar Piala Dunia 2022, Khalid Salman sempat mengeluarkan pernyataan sebenarnya Qatar tidak akan menutup pintu untuk suporter yang memiliki orientasi homoseksual atau LGBT.

Namun mereka hanya meminta suporter itu menghargai budaya yang berlaku di Qatar bahwa LGBT merupakan perbuatan yang dilarang secara hukum. FIFA pun mendukung kebijakan ini.

FIFA bahkan memberi ancaman sanksi kepada timnas yang tetap memakai ban kapten pelangi. Meskipun sanksinya tidak dijelaskan.

Seperti itulah cikal bakal dan siapa pencetus ban kapten One Love yang bikin geger Piala Dunia 2022 di Qatar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman dan Belgia Terciduk Pakai Ban Kapten One Love, Presiden FIFA Tak Berkutik

Jerman dan Belgia Terciduk Pakai Ban Kapten One Love, Presiden FIFA Tak Berkutik

News | Kamis, 24 November 2022 | 17:02 WIB

Hansi Flick Bantah Jerman Kalah Dari Jepang Gara-gara Protes One Love

Hansi Flick Bantah Jerman Kalah Dari Jepang Gara-gara Protes One Love

Sulsel | Kamis, 24 November 2022 | 15:06 WIB

Kontroversi Ban Kapten One Love di Piala Dunia 2022: Dilarang FIFA, Timbul Aksi Protes

Kontroversi Ban Kapten One Love di Piala Dunia 2022: Dilarang FIFA, Timbul Aksi Protes

News | Kamis, 24 November 2022 | 11:46 WIB

Piala Dunia: Jerman Terancam Kehilangan Sponsor Usai Protes Larangan Ban 'One Love'

Piala Dunia: Jerman Terancam Kehilangan Sponsor Usai Protes Larangan Ban 'One Love'

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 08:37 WIB

Terkini

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

×