FIFA Dituduh Tutupi Kematian Ribuan Buruh Proyek Piala Dunia 2022 dengan Taktik Jahat

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 13 Desember 2022 | 05:04 WIB
FIFA Dituduh Tutupi Kematian Ribuan Buruh Proyek Piala Dunia 2022 dengan Taktik Jahat
Pekerja Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)

Suara.com - Jelang Final Piala Dunia 2022, FIFA dituduh menyembunyikan kematian ribuan buruh proyek Piala Dunia 2022 Qatar dari berbagai negara. Bahkan FIFA dituduh menggunakan taktik jahat untuk menyembunyikan fakta kematian itu.

Hal tersebut disampaikan organisasi hak asasi manusia di Qatar. Koalisi Hak Migran itu terdiri dari kelompok kampanye Human Rights Watch, Amnesty International, FairSquare, dan Equidem.

Sebelumnya dikabarkan ada 6.500 orang meninggal dunia di Qatar saat mengerjakan proyek Piala Dunia 2022 mulai dari stadion hingga fasilitas publik lainnya. Mereka meninggal karena kondisi bekerja tidak layak dan di bawah standar.

Hanya saja nilai itu dibantah pihak Komite Tertinggi Qatar dengan sekretaris jenderal organisasi itu, Hassan al-Thawadi. Mereka menyebut jumlah buruh migran yang meninggal berkisar 500 orang.

"Penolakan mengerikan FIFA atas pelanggaran serius terhadap pekerja migran di Qatar merupakan hal yang memalukan secara global dan taktik jahat untuk melarikan diri dari tanggung jawab hak asasi manusia untuk memberi kompensasi kepada ribuan pekerja yang menghadapi pelecehan dan keluarga dari mereka yang meninggal untuk memungkinkan Piala Dunia ini," kata Tirana Hassan, penjabat direktur eksekutif di Human Rights Watch, dikutip ESPN.

"FIFA terus menguangkan pendapatan miliaran dolar tetapi menolak menawarkan satu sen pun untuk keluarga pekerja migran yang meninggal atau pekerja yang gajinya ditipu."

Koalisi Hak Migran mengklaim bahwa Dana Dukungan dan Asuransi Pekerja tidak cukup untuk para keluarga pekerja yang ditinggal mati hingga pekerja yang dalam keadaan luka.

Sementara para pekerja dan keluarga pekerja yang ditinggal meninggal minta hak sisa gaji hingga kompensasi dana kematian.

"Pekerja Piala Dunia dan kerabat mereka menghubungi kami untuk menuntut kompensasi atas gaji yang belum dibayar, biaya perekrutan, dan kerugian lainnya, termasuk kematian," kata Mustafa Qadri, chief executive officer di Equidem.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Wartawan Meninggal Dunia Mendadak di Qatar Jelang Final Piala Dunia 2022

2 Wartawan Meninggal Dunia Mendadak di Qatar Jelang Final Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 13 Desember 2022 | 04:58 WIB

Mimpi Buruk Albiceleste di Rusia: Messi Tak Berkutik, Kroasia Bantai Argentina di Nizhny Novgorod

Mimpi Buruk Albiceleste di Rusia: Messi Tak Berkutik, Kroasia Bantai Argentina di Nizhny Novgorod

Bola | Selasa, 13 Desember 2022 | 04:35 WIB

Selain Aksi Tutup Mulut Tim Jerman, Berikut Deretan Aksi Protes Paling Kontroversial di Piala Dunia

Selain Aksi Tutup Mulut Tim Jerman, Berikut Deretan Aksi Protes Paling Kontroversial di Piala Dunia

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 23:14 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×