Kenapa Rumput JIS Tak Standar FIFA? Padahal Kualitas Diklaim Setara Allianz Arena

Arief Apriadi

Rabu, 05 Juli 2023 | 06:45 WIB
Kenapa Rumput JIS Tak Standar FIFA? Padahal Kualitas Diklaim Setara Allianz Arena
Jakarta International Stadium (JIS). [Instagram/jakinstadium]

Suara.com - Pernyataan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menyebut rumput Jakarta Internatinal Stadium (JIS) tak memenuhi standar FIFA jadi perbincangan luas.

Tak sedikit pihak yang kaget dengan pernyataan tersebut mengingat PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sempat mengklaim JIS menggunakan rumput hybrid setara stadion besar klub Eropa.

JIS yang disebut sebagai stadion pertama di Indonesia yang menggunakan jenis rumput hybrid atau perpaduan alami dan sintetis itu disebut punya kualitas yang sama dengan markas Bayern Munich, Allianz Arena.

Penjelasan itu bisa dilihat dari unggahan akun resmi JIS di Instagram @jakintstadium pada 2021 silam.

Jakarta International Stadium. (Antara)
Jakarta International Stadium. (Antara)

“Komposisi hibrid adalah 5% rumput sintetis Limonta Mixto dan 95% rumput natural Zoysia Matrella,” tulis akun @jakintstadium dalam unggahannya.

“Keunggulan menggunakan rumput hibrid adalah kemampuan digunakan sampai 1000 jam pertandingan dalam setahun atau dua kali gelar pertandingan dalam sehari."

“Selain stadion kita sebagai perbandingan, stadion-stadion di Eropa seperti Allianz Arena Stadium milik klub raksasa Jerman FC Bayern Munchen, Wanda Metropolitano Stadium di Madrid, Spanyol, hingga Tottenham Hotspur Stadium di London, Inggris juga menggunakan rumput hybrid."

Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai meninjau Jakarta International Stadium (JIS). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai meninjau Jakarta International Stadium (JIS). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Kini, rumput JIS dianggap tidak sesuai standar FIFA. Hal itu diketahui setelah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono, dan ahli agronomi untuk rumput stadion Qamal Mutaqin melakukan inspeksi pada Selasa (4/7/2023).

Inspeksi dilakukan sebagai upaya untuk mengukur kelayakan stadion yang dibangun pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu untuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023.

baca juga

Menurut Basuki, berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari Qamal Mutaqin, rumput JIS belum memenuhi standar FIFA.

"Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujar Basuki.

"Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau. Pak Qamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau, harus diganti, kalau mau tiga bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja," jelas Basuki.

Sebelum kualitas rumputnya dipermasalahkan, JIS sudah lebih dulu dianggap tidak layak menggelar pertandingan berstandar FIFA karena masalah faslitas pendukung yakni akses masuk dan keluar serta kantung parkir yang kurang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Santai JIS Gagal Jadi Venue Piala Dunia U-17 2023: Nggak Usah Ribut-ribut Politik, Kita Cuma Mau Main Bola!

PSSI Santai JIS Gagal Jadi Venue Piala Dunia U-17 2023: Nggak Usah Ribut-ribut Politik, Kita Cuma Mau Main Bola!

Deli | Selasa, 04 Juli 2023 | 20:28 WIB

Gerak Cepat, 3 Pemain Abroad Ini Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk Piala Dunia U-17 2023

Gerak Cepat, 3 Pemain Abroad Ini Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk Piala Dunia U-17 2023

Bola | Selasa, 04 Juli 2023 | 18:22 WIB

Lokasi JIS di Lingkungan Penduduk Tapi Akses Cuma Terbuka Satu, Menteri PUPR: Bahaya!

Lokasi JIS di Lingkungan Penduduk Tapi Akses Cuma Terbuka Satu, Menteri PUPR: Bahaya!

Deli | Selasa, 04 Juli 2023 | 18:19 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×