Perjuangan Dado Jalan Kaki dari Bandung ke Jatinangor karena Tak Punya Ongkos Tak Sia-sia, Kini Juara Bersama Persib

Syaiful Rachman

Selasa, 04 Juni 2024 | 22:09 WIB
Perjuangan Dado Jalan Kaki dari Bandung ke Jatinangor karena Tak Punya Ongkos Tak Sia-sia, Kini Juara Bersama Persib
Dedi Kusnandar berpose dengan trofi Liga 1 usai Persib Bandung mengalahkan Madura United di partai final Championship Series pada 31 Mei 2024 di Stadion Gelora Bangkalan. [Foto: Persib]

Suara.com - Penantian Dedi Kusnandar, yang akrab disapa Dado, meraih gelar Liga 1 bersama Persib berakhir di musim ini. Maung Bandung merebut gelar kompetisi kasta tertinggi di Indonesia usai mengalahkan Madura United dengan agregat 6-1 di final Championship Series BRI Liga 1 2023/24.

Dado turut mengantar Persib memenangi laga kandang di Si Jalak Harupat dengan skor 3-0. Begitu pula di leg kedua di markas Madura United dengan skor 3-1.

Bagi Dado, keberhasilan Persib memenangi gelar seperti mimpi jadi kenyataan. Ia harus berjuang dan menanti kesempatan yang tepat selama sembilan tahun sejak bergabung di klub kebanggaanya pada 2015.

Pesepak bola Madura United Koko Ari Araya (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Dedi Kusnandar (tengah) pada pertandingan leg kedua Final Championship Series BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (31/5/2024). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/aww.
Pesepak bola Madura United Koko Ari Araya (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Dedi Kusnandar (tengah) pada pertandingan leg kedua Final Championship Series BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (31/5/2024). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/aww.

Meski performanya selama berseragam Maung Bandung naik turun, pemain yang kini berusia 32 tahun akhirnya pecah telur di tahun 2024 dengan meraih prestasi tertinggi.

“Ya akhirnya melepas dahaga setelah penantian panjang sembilan tahun bermain di Persib bisa juara. Setelah banyak drama dalam perjalanan saya di Persib, pastinya bahagia dan bangga,” kata Dado dikutip laman Liga Indonesia Baru, Selasa (4/6/2024).

Dado merupakan prodak lokal pemain binaan Persib meski sempat memperkuat Pelita Jaya, Arema FC, dan beberapa tim lain.

Dado, sapaannya ingin kembali berprestasi di tahun-tahun selanjutnya. Persib akan dihadapkan pada Kompetisi Asia mulai akhir Juli nanti, sebuah tantangan besar bagi pemain berusia 32 tahun itu.

“Pastinya ingin lebih baik terus untuk manantang diri sendiri apalagi Persib tahun depan bermain di kompetisi Asia, itu yang kita pemain Bobotoh tunggu-tunggu,” ungkap Dado.

Perjuangan Tanpa Lelah Dado, Pernah Jadi Ballboy Hingga Jalan Kaki dari Bandung ke Jatinangor

baca juga

Menjadi seorang pemain sepak bola profesional adalah mimpi banyak anak di Indonesia. Dengan perjuangan yang tidak mudah, banyak dari mereka yang berhasil mewujudkan mimpi tersebut dan Dado adalah salah satunya.

Pemain kelahiran 23 Juli 1991 itu kini sudah sembilan tahun menjadi andalan Persib, dan musim ini ia berhasil meraih gelar bersama Maung Bandung.

Pengalaman yang penuh suka dan duka dialami pemain 28 tahun itu untuk mewujudkan mimpinya sebagai pengolah si kulit bundar.

"Awalnya, saat usia 11 tahun momen yang tak terlupakan. Jalan kaki dari Bandung ke Jatinangor karena tidak ada ongkos harus jalan kaki, sampai rumah sore hari," kata Dado dikutip dari laman resmi Persib, Rabu 15 April 2020.

Pesepak bola Persib Bandung dan ofisial tim mengangkat piala usai menjadi juara BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (31/5/2024). Persib Bandung mengalahkan Madura United dengan agregat gol 6-1. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/aww.
Pesepak bola Persib Bandung dan ofisial tim mengangkat piala usai menjadi juara BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (31/5/2024). Persib Bandung mengalahkan Madura United dengan agregat gol 6-1. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/aww.

Cita-cita ingin membela Persib seperti para seniornya di SSB UNI membuat Dado semakin termotivasi. Lelah yang dirasakan ketika berlatih tak pernah menyurutkan semangatnya.

Menurut Dado, di tengah segala keterbatasan, keluarganya mendukung penuh tekadnya untuk menjadi pemain sepak bola profesional.

Waktu berlalu, dan Ia pun tak pernah menyangka kerja kerasnya saat berlatih membawanya masuk ke tim Persib yunior dan menjadi ballboy pada setiap laga tim berjuluk Maung Bandung.

Prestasi mulai diraih Dado ketika membawa Pelita Jaya U-21 menjadi juara ISL U-21 2008-2009. Saat itu, Dado juga dinobatkan menjadi pemain terbaik.

Ia kemudian bergabung dengan tim utama Pelita Jaya, dan sempat hijrah ke Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya, sebelum akhirnya kembali ke Persib.

"Awalnya berat, tapi dinikmati saja. Mimpi dan harapan membuat saya tetap berusaha keras. Semoga mimpi bawa Persib juara dapat saya wujudkan," kata Dado pada tahun 2020 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pemain yang Pantas Direkrut Persib Bandung untuk Pertahankan Gelar Liga 1 Musim Depan

3 Pemain yang Pantas Direkrut Persib Bandung untuk Pertahankan Gelar Liga 1 Musim Depan

Bola | Selasa, 04 Juni 2024 | 19:05 WIB

Shin Tae-yong: Liga 1 Pakai 8 Pemain Asing itu Sudah Tren di Sepak Bola Asia

Shin Tae-yong: Liga 1 Pakai 8 Pemain Asing itu Sudah Tren di Sepak Bola Asia

Bola | Selasa, 04 Juni 2024 | 11:05 WIB

Baru Gabung di Paruh Musim, 3 Legiun Asing Ini Langsung Ganas di BRI Liga 1 2023/2024

Baru Gabung di Paruh Musim, 3 Legiun Asing Ini Langsung Ganas di BRI Liga 1 2023/2024

Bola | Senin, 03 Juni 2024 | 19:38 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×