Media Australia Sorot Tajam Patrick Kluivert Jadi Pelatih Medioker, Apa Maksudnya?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Maret 2025 | 10:47 WIB
Media Australia Sorot Tajam Patrick Kluivert Jadi Pelatih Medioker, Apa Maksudnya?
Kritik terhadap Patrick Kluivert muncul seiring dengan catatan kariernya yang dinilai belum cukup meyakinkan untuk menangani tim nasional. (PSSI)

Suara.com - Jelang laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Australia dan Indonesia, media Australia menyoroti kualitas kedua pelatih yang akan memimpin timnya masing-masing. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, disebut sebagai pelatih medioker, sejajar dengan juru taktik Australia, Tony Popovic. Apa maksudnya?

Pertandingan yang akan digelar di Sydney pada Kamis (20/3) ini menjadi laga penentu bagi kedua negara dalam upaya mereka mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026.

Baik Australia maupun Timnas Indonesia sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya.

Selain sebagai duel antara dua negara yang bertetangga, pertandingan ini juga menjadi ujian bagi dua pelatih yang disebut belum menunjukkan performa meyakinkan dalam karier kepelatihannya.

Media Australia, The Roar, menyoroti bahwa baik Popovic maupun Kluivert belum memiliki rekam jejak yang menjanjikan di level tim nasional.

"Ini juga menandai pertemuan dua pelatih medioker. Tony Popovic yang pemilihan pemainnya jadi dasar munculnya pesimisme dan Patrick Kuivert yang perjalanan karier sebagai pelatih terbilang buruk sejauh ini," tulis media itu

Dalam laporannya, The Roar menilai bahwa laga ini tidak hanya sebatas babak kualifikasi.

Tetapi juga menjadi ajang pembuktian dua pelatih yang dianggap memiliki perjalanan kepelatihan yang kurang impresif.

Di sisi lain, suporter Indonesia juga masih belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan Patrick Kluivert dalam membawa Timnas Garuda tampil lebih kompetitif. (Suara.com/Deven)
Di sisi lain, suporter Indonesia juga masih belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan Patrick Kluivert dalam membawa Timnas Garuda tampil lebih kompetitif. (Suara.com/Deven)

Kritik tajam juga diarahkan kepada strategi dan keputusan yang mereka buat dalam menangani tim masing-masing.

baca juga

Menurut laporan tersebut, banyak suporter Australia yang meragukan pemilihan pemain dan strategi yang diterapkan oleh Popovic.

Keputusannya dalam menyusun skuad disebut menjadi faktor munculnya rasa pesimisme di kalangan penggemar tim nasional mereka.

Di sisi lain, suporter Indonesia juga masih belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan Patrick Kluivert dalam membawa Timnas Garuda tampil lebih kompetitif.

The Roar menyoroti bahwa sang pelatih asal Belanda memiliki kecenderungan untuk gagal mengoptimalkan potensi tim, bahkan ketika timnya sedang berada dalam kondisi terbaik.

Kritik terhadap Patrick Kluivert muncul seiring dengan catatan kariernya yang dinilai belum cukup meyakinkan untuk menangani tim nasional.

Patrick Kluivert anggap tuntutan lolos Piala Dunia sebagai hal wajar. (Instagram/@433)
Patrick Kluivert anggap tuntutan lolos Piala Dunia sebagai hal wajar. (Instagram/@433)

Sebelumnya, ia memang pernah menangani beberapa klub dan tim nasional junior, tetapi belum pernah membawa timnya mencapai kesuksesan yang signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Asal Kroasia Prediksi Australia Kalah: Mereka Tidak Punya Pemain yang Bisa Cetak Gol

Pelatih Asal Kroasia Prediksi Australia Kalah: Mereka Tidak Punya Pemain yang Bisa Cetak Gol

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 07:12 WIB

Ole Romeny Pasrah Jadi Pemain Cadangan di Australia vs Timnas Indonesia

Ole Romeny Pasrah Jadi Pemain Cadangan di Australia vs Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:26 WIB

Patrick Kluivert Akui Susah Kalahkan Australia

Patrick Kluivert Akui Susah Kalahkan Australia

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:12 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×