Kehadiran Patrick Kluivert Dianggap Bencana oleh Bos Klub Liga 1: Pelatih Tarkam!

Arief Apriadi

Sabtu, 05 Juli 2025 | 13:50 WIB
Kehadiran Patrick Kluivert Dianggap Bencana oleh Bos Klub Liga 1: Pelatih Tarkam!
Kehadiran Patrick Kluivert Dianggap Bencana oleh Bos Klub Liga 1: Pelatih Tarkam! [Instagram Patrick Kluivert]

Suara.com - Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menuai kritik tajam dari petinggi klub Liga 1 tepatnya penasihat tim Semen Padang, Andre Rosiade.

Sosok yang juga dikenal sebagai politikus Gerindra dan mertua Pratama Arhan ini menyebut Kluivert tak ubahnya seperti pelatih turnamen antar kampung atau tarkam.

Penilaian keras itu dilontarkan Andre Rosiade menyusul kekalahan telak yang diderita Timnas Indonesia dari Jepang dengan skor 0-6 dalam laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Menurutnya, hasil memalukan tersebut menjadi bukti bahwa Kluivert tak menunjukkan keseriusan dalam membesut skuad Garuda.

"Kalau (mau) lolos Piala Dunia, harusnya Patrick ini serius memimpin melatih kita. Jangan kaya pelatih tarkam, mau tanding baru datang," ujar Andre melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (4/7/2025).

Andre menyoroti minimnya kehadiran eks pemain Barcelona itu di Indonesia sejak resmi ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong pada Januari 2025.

Ia menyebut Kluivert lebih banyak berada di luar negeri, terutama di Belanda, dibanding menyusun program jangka panjang di Tanah Air.

Kemarin Koar-koar Kini Mertua Pratama Arhan Mewek Usai Semen Padang Tak Main di Liga 2 [Tangkap layar Instagram]
Kemarin Koar-koar Kini Mertua Pratama Arhan Mewek Usai Semen Padang Tak Main di Liga 2 [Tangkap layar Instagram]

"Mohon maaf, bantah saya dengan fakta. Jadi Patrick ini datang satu atau dua minggu atau 10 hari sebelum pertandingan," lanjutnya.

Andre mempertanyakan kontrak kerja antara PSSI dan Kluivert, karena menurutnya pola kerja pelatih Belanda tersebut seperti hanya datang ketika laga sudah dekat, bukan untuk membangun fondasi tim nasional secara menyeluruh.

baca juga

"Saya gak tau kontraknya gimana dengan PSSI. Apa memang kontraknya pas mau tanding doang datang. Datang ke Indonesia pas mau pertandingan, jadi ikatan batinnya kurang. Sehingga dia kaya pelatih tarkam pas ada pertandingan baru datang," tegas Andre.

Tak berhenti di situ, Andre juga menilai bahwa PSSI, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, sudah memberikan dukungan penuh kepada Patrick Kluivert.

Ia menyebut segala kebutuhan teknis hingga fasilitas telah disediakan dengan sangat mewah.

"Lalu, dukungan PSSI terhadap Patrick Kluivert ini sudah sangat mewah. Pak Erick sebagai ketua umum PSSI dan federasi memberikan dukungan yang luar biasa. Fasilitas apa sih yang kurang bagi kepelatihan Patrick Kluivert dan kawan-kawan," katanya.

Andre bahkan membandingkan staf pelatih Kluivert yang mencapai 14 orang, sebagian besar didatangkan dari luar negeri dengan fasilitas kelas bisnis, dengan tim kepelatihan era Shin Tae-yong yang dinilai lebih ramping namun tetap produktif.

"Mohon maaf, kalau Shin Tae-yong itu lima atau sembilan saya gak tau timnya, tapi Patrick Kluivert ini 14 orang, mereka dari luar negeri itu difasilitasi business class," ungkapnya.

Puncak kekecewaan Andre terjadi ketika mengetahui bahwa Patrick Kluivert memilih berlibur ke Kyoto, Jepang hanya dua hari setelah kekalahan menyakitkan dari Samurai Biru.

"Saya sengaja bongkar sekarang supaya publik paham kondisi psikologis kita semua. Yang menyedihkan saya, disaat suporter lagi sedih, kecewa, eh kawan ini pelatih Patrick Kluivert jalan-jalan Kyoto disaat tim ini baru kalah," jelas Andre Rosiade.

Ia menilai Kluivert seharusnya fokus pada evaluasi dan perbaikan setelah hasil buruk tersebut, bukan justru berlibur seolah tak terjadi apa-apa.

"Harusnya habis kalah dia melakukan evaluasi, ini langsung habis kalah dua hari kemudian dia jalan-jalan ke Kyoto," pungkas Andre.

Pernyataan keras dari Andre Rosiade ini menambah tekanan terhadap masa depan Patrick Kluivert di kursi pelatih Timnas Indonesia.

Publik kini menanti apakah PSSI akan merespons kritik ini dengan langkah konkret atau tetap memberi kepercayaan penuh kepada pelatih yang mulai dipertanyakan komitmennya itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mertua Pratama Arhan Serang Kelakuan Patrick Kluivert: Biar Publik Paham!

Mertua Pratama Arhan Serang Kelakuan Patrick Kluivert: Biar Publik Paham!

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 11:20 WIB

Erick Thohir Sindir Arab Saudi dan Qatar: Pasti Tuan Rumah Menguntungkan

Erick Thohir Sindir Arab Saudi dan Qatar: Pasti Tuan Rumah Menguntungkan

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:31 WIB

Timnas Indonesia Gagal di Ronde Keempat, Kluivert Bakal Dipecat? Erick Thohir: Ojo Kesusu

Timnas Indonesia Gagal di Ronde Keempat, Kluivert Bakal Dipecat? Erick Thohir: Ojo Kesusu

Bola | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:03 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×