Sejarah Nama Kompetisi Liga Indonesia: Dari Perserikatan Kini Super League

Galih Prasetyo

Rabu, 09 Juli 2025 | 15:14 WIB
Sejarah Nama Kompetisi Liga Indonesia: Dari Perserikatan Kini Super League
Sejarah Nama Kompetisi Liga Indonesia: Dari Perserikatan Kini Super League [Suara.com]
Sejarah Nama Kompetisi Liga Indonesia: Dari Perserikatan Kini Super League [wikipedia
Sejarah Nama Kompetisi Liga Indonesia: Dari Perserikatan Kini Super League [wikipedia

Galatama (1979-1994): Kompetisi semi-profesional yang menjadi pionir dalam format liga di Indonesia.

Sebelum sepak bola Indonesia mengenal profesionalisme seperti sekarang, kompetisi Galatama pernah menjadi simbol kemajuan dan modernisasi sepak bola nasional.

Diresmikan pada tahun 1979 oleh PSSI, Galatama (Liga Sepak Bola Utama) merupakan tonggak penting dalam sejarah perjalanan sepak bola Indonesia.

Hingga tahun itu, satu-satunya kompetisi resmi nasional hanyalah Kejuaraan Nasional Perserikatan yang bersifat amatir dan lebih mengedepankan semangat daerah.

Galatama pun lahir untuk mengakomodasi semangat profesionalisme di tengah derasnya perkembangan sepak bola dunia.

Galatama bukan sekadar proyek ambisius nasional. Ia juga menjadi salah satu pionir liga semiprofesional dan profesional di Asia, berdampingan dengan Liga Hong Kong yang lebih dahulu mapan.

Kompetisi ini menghadirkan konsep klub yang dikelola secara mandiri dan tidak mewakili daerah seperti dalam Perserikatan.

Meski tidak selalu dibagi ke dalam divisi, Galatama sempat memakai sistem dua divisi pada musim 1980, 1983, dan 1990. Format ini sempat menjadi terobosan kala itu.

Hingga musim 1982, Galatama mengizinkan klub menggunakan pemain asing.

baca juga

Salah satu nama yang paling dikenang adalah Fandi Ahmad, bintang asal Singapura yang memperkuat NIAC Mitra Surabaya.

Bersama klub tersebut, Fandi sukses menjuarai Galatama dan bahkan mendapatkan gelar Warga Kehormatan Kota Surabaya atas kontribusinya.

Namun, masa keemasan ini tak berlangsung lama. PSSI kemudian melarang penggunaan pemain asing di Galatama, membuat banyak bintang internasional – termasuk Fandi – meninggalkan kompetisi.

Liga Indonesia (1994-2007): Hasil penggabungan Perserikatan dan Galatama, dengan Divisi Utama sebagai kasta tertinggi.

Tahun 1994 menjadi titik balik sejarah kompetisi nasional. Demi menyatukan semangat profesional Galatama dan fanatisme daerah dari Perserikatan, PSSI resmi menggabungkan kedua kompetisi menjadi Liga Indonesia.

Sejak saat itu, kompetisi sepak bola Indonesia terus berevolusi—hingga kini dikenal sebagai Super League mulai musim 2025/2026.

Liga Super Indonesia (2008-2014): Era baru sepak bola profesional di Indonesia dengan format liga yang lebih modern.

Liga Primer Indonesia (2011-2013): Kompetisi yang sempat muncul akibat dualisme kompetisi.

Liga 1 (2017-2024): Kompetisi kasta tertinggi setelah perubahan nama dari Liga Super Indonesia.

BRI Liga 1 (2024-sekarang): Nama kompetisi kasta tertinggi saat ini dengan sponsor utama BRI.

Super League (2025-sekarang): Nama baru Liga 1 yang diumumkan akan diterapkan mulai musim 2025/2026

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Super League 2025/2026, Bojan Hodak Boyong Skuat Persib ke Thailand

Jelang Super League 2025/2026, Bojan Hodak Boyong Skuat Persib ke Thailand

Bola | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:55 WIB

Ikhwan Ali Tanamal Ingin Jadi Mesin Gol Persis Solo di Super League 2025/2026

Ikhwan Ali Tanamal Ingin Jadi Mesin Gol Persis Solo di Super League 2025/2026

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:42 WIB

Piala Presiden 2025 dan Gambaran Kualitas Timnas Indonesia jika Menuruti Kata Warganet

Piala Presiden 2025 dan Gambaran Kualitas Timnas Indonesia jika Menuruti Kata Warganet

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:18 WIB

Nama Patrick Kluivert Dibawa-bawa, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing di Super League

Nama Patrick Kluivert Dibawa-bawa, APPI Kritik Regulasi 11 Pemain Asing di Super League

Bola | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:08 WIB

Penambahan Kuota Pemain Asing, dan Makin Terpinggirkannya Talenta Indonesia di Rumah Sendiri

Penambahan Kuota Pemain Asing, dan Makin Terpinggirkannya Talenta Indonesia di Rumah Sendiri

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 10:39 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×