Regulasi 11 Pemain Asing, Guru Patrick Kluivert Dorong Pemain Lokal Hengkang dari Super League

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 14 Juli 2025 | 10:42 WIB
Regulasi 11 Pemain Asing, Guru Patrick Kluivert Dorong Pemain Lokal Hengkang dari Super League
Regulasi anyar Super League 2025/2026 yang memperbolehkan pendaftaran hingga 11 pemain asing di tiap klub menuai sorotan tajam dari banyak pihak. Salah satu yang turut angkat bicara adalah pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink. (Dok. Dewa United).

Suara.com - Regulasi anyar Super League 2025/2026 yang memperbolehkan pendaftaran hingga 11 pemain asing di tiap klub menuai sorotan tajam dari banyak pihak. Salah satu yang turut angkat bicara adalah pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink

Pelatih asal Belanda yang juga "guru" dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert itu menyuarakan harapan agar para pemain lokal Indonesia tidak ciut nyali.

Jan Olde berharap para pemain lokal justru menjadikan situasi ini sebagai pemicu untuk berkembang, bahkan jika perlu, mencari tantangan baru di luar negeri demi mengasah kualitas mereka.

Super League (dulu Liga 1) musim 2025/2026 bakal dimulai pada 8 Agustus mendatang dengan sejumlah perubahan penting.

Salah satu regulasi yang paling menyita perhatian adalah kuota 11 pemain asing yang bisa didaftarkan oleh klub.

Meski hanya delapan yang boleh diturunkan dan masuk daftar susunan pemain (DSP), keputusan ini tetap menimbulkan kekhawatiran akan semakin menyempitnya ruang untuk pemain lokal.

Namun, Jan Olde Riekerink melihatnya dari sudut pandang berbeda.

Ia meyakini, jika para pemain Indonesia punya determinasi dan semangat juang tinggi, mereka tetap bisa bersaing secara sehat dengan para pemain impor.

“Kalau dipikir juga pemain Indonesia bisa bersaing dengan pemain asing,” ujar Jan Olde kepada awak media.

baca juga

Ia menyebut, kehadiran para pemain asing justru dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pemain lokal, terutama dari sisi intensitas latihan, kedisiplinan, serta etos kerja.

“Pemain Indonesia bisa belajar banyak dari pemain asing, jadi jika mereka berlatih bersama mereka. Dan intensitasnya tinggi,” tambahnya.

Jan bahkan mencontohkan pemain-pemain seperti Edo Febriansyah dan Wahyu Prasetyo yang menunjukkan kemampuan bersaing dan beradaptasi di tengah persaingan ketat dengan pemain asing.

Ia juga menyebut Ricky Kambuaya dan Theo sebagai contoh pemain lokal yang punya kualitas mumpuni di posisi mereka masing-masing.

“Hari ini kita melihat Edo (Febriansyah), bagaimana dia beradaptasi. Tapi saya pikir pada akhirnya mereka semua bisa bersaing, Wahyu (Prasetyo) juga.”

Lebih jauh, Jan Olde Riekerink berbagi kisah mengenai Wesley Sneijder, salah satu anak didiknya saat masih muda di Belanda.

Ia menilai, keputusan Sneijder untuk meninggalkan kompetisi domestik adalah langkah tepat untuk mengembangkan kariernya.

“(Wesley) Sneijder, saya melatihnya ketika dia berusia 10, 11, 12 tahun. Tapi kemudian dia bermain melawan pemain berusia 14 tahun, 16 tahun.”

“Jika dia tetap di Belanda. Dia tidak akan pernah menjadi pemain top dunia. Itulah saat dia pergi ke Italia. Saat dia pergi ke Spanyol.”

Dari cerita itu, Jan ingin mendorong pemain Indonesia agar jangan takut mengambil risiko serupa: berani meninggalkan zona nyaman dan mencoba peruntungan di luar negeri, terutama ketika kompetisi lokal mulai terlalu didominasi pemain asing.

Alasan Regulasi 11 Pemain Asing

Regulasi anyar soal kuota pemain asing ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 7 Juli 2025.

Direktur Utama LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi secara menyeluruh.

Musim sebelumnya, klub hanya boleh mengontrak 8 pemain asing dan menurunkan maksimal 6 dalam satu pertandingan.

Kini, klub boleh mendaftarkan hingga 11 pemain asing, meski tetap hanya boleh memainkan dan mencantumkan 8 di DSP. Sisanya, menjadi pelapis.

“Jadi 8 yang main, di DSP 8, kemudian 11 yang didaftarkan,” kata Ferry.

Kendati demikian, ada catatan penting: saat pergantian pemain asing, pemain pengganti harus dari kalangan lokal.

Tujuannya adalah tetap memberi ruang bermain bagi pemain domestik di tengah dominasi asing.

Tak hanya itu, regulasi lain juga mewajibkan setiap tim mendaftarkan minimal lima pemain U-23 (kelahiran 2003 ke atas), dengan satu di antaranya harus bermain minimal 45 menit setiap pertandingan.

“Runutan untuk under 23, kelahiran 2003 bermain 45 menit yang didaftarkan adalah 5 pemain,” jelas Ferry.

Penambahan kuota asing ini disebut sebagai bentuk penyesuaian terhadap tuntutan klub-klub peserta yang menilai kebijakan sebelumnya “nanggung”.

“Klub merasa bahwa ‘jadi nanggung’. Apalagi kami punya keinginan, tanpa mengesampingkan lokal, mau menuhin Asia 11,” ujar Ferry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Merumput di Super League, Shayne Pattynama Ungkap Alasan Berkelas

Ogah Merumput di Super League, Shayne Pattynama Ungkap Alasan Berkelas

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 10:13 WIB

Here We Go! Bali United Rekrut Eks Rekan Thom Haye, Senior Jens Raven?

Here We Go! Bali United Rekrut Eks Rekan Thom Haye, Senior Jens Raven?

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 08:52 WIB

10 Pemain Paling Berharga di Super League: Jordi Amat Masuk Daftar, Thom Haye Menyusul?

10 Pemain Paling Berharga di Super League: Jordi Amat Masuk Daftar, Thom Haye Menyusul?

Bola | Senin, 14 Juli 2025 | 08:36 WIB

Terkini

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×