Lama Hilang, Elkan Baggott Ternyata Jadi Pemain Keturunan Paling Konsisten dan Loyal di Liga Inggris

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 15 Juli 2025 | 16:11 WIB
Lama Hilang, Elkan Baggott Ternyata Jadi Pemain Keturunan Paling Konsisten dan Loyal di Liga Inggris
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menjadi pemain paling konsisten bermain di luar negeri meski sudah memegang status sebagai WNI. (@TimnasIndonesia)

Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menjadi pemain paling konsisten bermain di luar negeri meski sudah memegang status sebagai WNI.

Bukan rahasia lagi jika sulit bagi para pemain diaspora bertahan di Eropa usai memutuskan menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia.

Hal ini sudah terlihat sejak dekade 2010 an yang terlihat dari perjalanan karier Stefano Lilipaly dan juga Diego Michiels yang sempat berkarier di Belanda bersama Almere City dan Go Ahead Eagles.

Kabar baik datang untuk bek andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang kini memiliki momentum emas untuk merebut satu tempat utama di skuad Ipswich Town. [Dok. IG/Elkan Baggott]
Kabar baik datang untuk bek andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang kini memiliki momentum emas untuk merebut satu tempat utama di skuad Ipswich Town. [Dok. IG/Elkan Baggott]

Setelah menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia, karier keduanya kemudian berlanjut ke Tanah Air dan bermain di kasta teratas sepak bola dalam negeri.

Usai Lilipaly dan Michiels, para pemain diaspora di skuad Garuda saat ini pun mengalami hal serupa dengan melanjutkan kariernya di dalam negeri.

Sebagai contoh ada Jens Raven dan Rafael Struick, dua penyerang muda Timnas Indonesia yang melanjutkan kariernya di Indonesia bersama Bali United dan Dewa United.

Melihat banyaknya pemain diaspora yang kesulitan bertahan di Eropa setelah menjadi WNI, membuat kiprah Elkan Baggott layak diberi apresiasi.

Kendati tak lagi membela Timnas Indonesia, Elkan tetap bisa bertahan di Inggris dan terus bermain di kompetisi elite di tanah Raja Charles III itu.

Elkan Baggott, bek muda potensial yang sempat menjadi pilar pertahanan Timnas Indonesia, kembali menjadi sorotan publik. (IG Elkan Baggott)
Elkan Baggott, bek muda potensial yang sempat menjadi pilar pertahanan Timnas Indonesia, kembali menjadi sorotan publik. (IG Elkan Baggott)

Konsisten di Inggris

Elkan Baggott menjadi satu-satunya pemain diaspora yang menjadi WNI dan konsisten mendapat menit bermain di Inggris.

baca juga

Kiprah Elkan di Inggris bermula sejak kecil, di mana bek kelahiran Thailand ini meniti karier bersama akademi Ipswich Town.

Secara bertahap, Elkan mampu menembus tim U-18 dan membuat Ipswich meminjamkannya ke King’s Lynn pada 2021, yang merupakan tim kasta keenam untuk menambah jam terbangnya.

Sekembalinya dari King’s Lynn, Elkan tetap bermain di akademi Ipswich dengan membela tim U-18 dan tim U-21 hingga 2022.

Setelah dirasa moncer di level akademi, bek berusia 22 tahun itu kemudian menjalani banyak masa peminjaman ke klub-klub Inggris.

Nasib Buruk Elkan Baggott Semenjak Konflik dengan Shin Tae-yong [Instagram Elkan Baggott]
Nasib Buruk Elkan Baggott Semenjak Konflik dengan Shin Tae-yong [Instagram Elkan Baggott]

Tercatat, Elkan pernah dipinjamkan ke tim kasta keempat, Gillingham FC, selama enam bulan di musim 2022-2023.

Lalu enam bulan berikutnya, Elkan dipinjamkan ke Cheltenham Town yang juga bermain di kasta ketiga atau League One.

Sepulangnya dari masa peminjaman di akhir musim 2022-2023, Elkan kemudian kembali dipinjamkan ke tim kasta ketiga lainnya, Bristol Rovers, selama enam bulan di musim 2023-2024.

Sekembalinya dari Bristol Rovers, Elkan kembali dipinjamkan ke klub kasta ketiga, Blackpool FC, selama satu musim penuh di musim 2024-2025.

Meski hanya bergabung tim kasta ketiga dan keempat Inggris, Elkan tetap konsisten tampil dan mendapatkan jam terbang dengan statusnya sebagai WNI.

Di kasta ketiga atau League One, Elkan tampil sebanyak 35 kali dengan mencatatkan 2621 menit bermain sejak musim 2020-2021 hingga musim 2024-2025.

Lalu di kasta keempat atau League Two, Elkan tampil sebanyak 19 kali dengan mencatatkan 1509 menit bermain di musim 2022-2023.

Catatan ini mengungguli para pemain Timnas Indonesia yang berkiprah di Eropa. Tak ayal, hal ini membuktikan konsistensi Elkan kendati dirinya berstatus WNI.

Konsistensi ini juga tak lepas dari status Elkan. Ya, salah satu alasan dirinya bisa konsisten bermain di Inggris adalah status Homegrown Player yang dimilikinya.

Namun apa jadinya status itu jika tanpa usaha dan fokus terhadap karier, yang telah dibuktikan Elkan dengan fokus ke lapangan ketimbang terlibat dalam drama-drama di luar lapangan.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Iswadi Idris Cetak Sejarah Jadi Pemain Aboard Pertama Indonesia

Kisah Iswadi Idris Cetak Sejarah Jadi Pemain Aboard Pertama Indonesia

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:47 WIB

Timnas Indonesia U-23 Usung Misi Pecahkan Rekor Buruk Saat Lawan Brunei Darussalam

Timnas Indonesia U-23 Usung Misi Pecahkan Rekor Buruk Saat Lawan Brunei Darussalam

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:13 WIB

Rekam Jejak Buruk Calon Klub Nathan Tjoe-A-On, Baru Degradasi dari Kasta Tertinggi

Rekam Jejak Buruk Calon Klub Nathan Tjoe-A-On, Baru Degradasi dari Kasta Tertinggi

Bola | Selasa, 15 Juli 2025 | 14:42 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×