Karma Tolak Timnas Indonesia? Malaysia Mundur dari Piala AFF-nya Asia Tengah Karena Pemain Keturunan

Arief Apriadi

Rabu, 16 Juli 2025 | 18:15 WIB
Karma Tolak Timnas Indonesia? Malaysia Mundur dari Piala AFF-nya Asia Tengah Karena Pemain Keturunan
Karma Tolak Timnas Indonesia? Malaysia Mundur dari Piala AFF-nya Asia Tengah Karena Pemain Keturunan! (dok. FAM)

Suara.com - Timnas Malaysia yang sebelumnya menolak uji coba melawan Timnas Indonesia kini justru harus mundur dari turnamen CAFA Nations Cup 2025 atau yang dijuluki "Piala AFF-nya Asia Tengah".

Alasan utamanya? Absennya pemain-pemain keturunan yang jadi andalan utama skuad Harimau Malaya membuat pelatih Peter Cklamovski enggan mengikuti ajang tersebut.

Peter Cklamovski, resmi mengonfirmasi bahwa skuad Harimau Malaya tidak akan ambil bagian dalam CAFA Nations Cup 2025 yang digelar pada akhir Agustus hingga awal September.

Turnamen ini merupakan kompetisi sepak bola Asia Tengah yang mulai naik pamor dan dianggap setara Piala AFF, namun untuk kawasan Asia Tengah.

“Kita memiliki pemain yang beraksi di liga terkemuka dunia seperti Spanyol, Argentina, Kolombia dan Jepang. Untuk membawa mereka ke Tajikistan (tuan rumah CAFA Nations Cup 2025), itu sesuatu yang mustahil pada September 2025,” kata Peter Cklamovski, dikutip dari akun X resmi @malaysia_nt.

Mundurnya Malaysia bukan tanpa alasan serius. Turnamen CAFA Nations Cup 2025 berlangsung sebelum FIFA Matchday September, yakni mulai 29 Agustus 2025.

Artinya, klub-klub Eropa dan Amerika Selatan belum wajib melepas pemain ke tim nasional, sesuai regulasi FIFA.

Malaysia saat ini bertumpu pada sejumlah pemain keturunan yang bermain di luar negeri, seperti:

  • Facundo Garces (Deportivo Alaves, Spanyol)
  • Gabriel Palmero (Unionistas, Spanyol)
  • Dion Cools (Cerezo Osaka, Jepang)
  • Imanol Machuca (Velez Sarsfield, Argentina)
  • Rodrigo Holgado (America de Cali, Kolombia)

Nama-nama tersebut tidak sekadar pelengkap, tapi telah menjadi tulang punggung Timnas Malaysia.

baca juga

Mereka berkontribusi besar dalam kemenangan mengejutkan Malaysia atas Vietnam 3-0 pada Kualifikasi Piala Asia 2027 lalu.

Namun karena turnamen CAFA tidak masuk kalender FIFA, kelima pemain ini hampir pasti tak diizinkan klub masing-masing untuk bergabung.

Inilah yang membuat Malaysia berpikir ulang dan akhirnya mundur.

Karma Usai Tolak Timnas Indonesia?

Sebelumnya, sempat menjadi sorotan ketika Timnas Malaysia menolak tawaran uji coba dari Timnas Indonesia.

Ketika itu, banyak yang mempertanyakan alasan Harimau Malaya tidak mau menghadapi skuad Garuda meski waktunya tepat di FIFA Matchday.

Namun tak lama berselang, muncul kabar bahwa Malaysia akan mengikuti CAFA Nations Cup 2025, turnamen bergengsi Asia Tengah yang pada edisi perdana 2023 dimenangkan oleh Iran.

Saat kabar itu muncul, publik menduga Malaysia sengaja menghindari laga melawan Timnas Indonesia demi persiapan di CAFA.

Tapi kini, ironi terjadi. Malaysia justru gagal tampil di CAFA Nations Cup, dan tetap belum memiliki lawan pengganti untuk FIFA Matchday September 2025.

Di sisi lain, Timnas Indonesia sudah mengunci agenda uji coba kontra Lebanon dan Kuwait di Surabaya.

Malaysia memang sedang naik daun setelah diperkuat para pemain diaspora.

Namun ketergantungan pada mereka menjadi pisau bermata dua—mengangkat performa tim, namun menyulitkan ketika bentrok jadwal.

Sementara itu, Timnas Indonesia berada dalam jalur positif menuju babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang akan dimulai Oktober 2025 di Arab Saudi dan Qatar.

Drawing grup dijadwalkan pada 17 Juli 2025, dan Indonesia dipastikan berada di Pot 3.

Tim asuhan Patrick Kluivert akan menghadapi lawan berat seperti Qatar, Arab Saudi, UEA, Irak, hingga Oman.

Karena itu, uji coba melawan Lebanon dan Kuwait dinilai sangat strategis sebagai pemanasan.

Sebagai informasi tambahan, CAFA Nations Cup 2025 akan digelar di Kirgistan dan Uzbekistan, melibatkan negara kuat seperti Iran, Tajikistan, Turkmenistan, hingga Uzbekistan.

Partisipasi Malaysia seharusnya menjadi penambah daya tarik turnamen ini, mengingat sepak bola Asia Tenggara sedang naik daun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Ole Romeny, Mauro Zijlstra Pun Jadi

Tak Ada Ole Romeny, Mauro Zijlstra Pun Jadi

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 18:01 WIB

10 Fakta Brandon Scheunemann, Bek Timnas U-23 Berdarah Jerman Tapi Fasih Bahasa Jawa!

10 Fakta Brandon Scheunemann, Bek Timnas U-23 Berdarah Jerman Tapi Fasih Bahasa Jawa!

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:33 WIB

Ole Romeny Jalani Operasi, Gelandang Arema FC Pilih Tutup Komentar di Instagram

Ole Romeny Jalani Operasi, Gelandang Arema FC Pilih Tutup Komentar di Instagram

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×