Langkah Berisiko? Ini Tantangan Rafael Struick Berkarier di Liga Indonesia

Arief Apriadi

Jum'at, 18 Juli 2025 | 18:05 WIB
Langkah Berisiko? Ini Tantangan Rafael Struick Berkarier di Liga Indonesia
3 Dampak Negatif Rafael Struick Gabung Dewa United di Super League. [Instagram Rafael Struick]

Suara.com - Pindahnya Rafael Struick ke Dewa United bisa memberikan beberapa dampak negatif kepada pemain berusia 22 tahun tersebut.

Rafael Struick resmi memperkuat Dewa United menjelang musim 2025/2026, setelah kontraknya bersama Brisbane Roar tidak diperpanjang.

Kontrak tiga tahun ditandatangani pada pertengahan Juli 2025, sebagai bagian dari proyek strategis jangka panjang klub yang dipimpin pelatih Jan Olde Riekerink.

Pendekatan personal dari pelatih asal Belanda ini diyakini menjadi faktor kunci yang meyakinkan Struick bahwa proyek Dewa cocok dengan ambisinya

Meski ia dianggap sebagai talenta besar U-23 yang telah mencatatkan debut profesional di Belanda dan Liga Australia, kepindahan ke Dewa United dipandang oleh sebagian pihak sebagai langkah mundur.

Dewa United Banten FC resmi mengontrak striker Timnas Indonesia Rafael Struick untuk Liga 1 musim 2025/2026. (Dewa United)
Dewa United Banten FC resmi mengontrak striker Timnas Indonesia Rafael Struick untuk Liga 1 musim 2025/2026. (Dewa United)

Ada kekhawatiran bahwa level kompetisi Liga 1 tak ideal untuk menjaga momentum dan perkembangan Struick sebagai pemain muda global.

Berikut tiga dampak negatif utama yang bisa muncul dari keputusan Struick pindah ke Dewa United:

1. Penurunan Tingkat Kompetisi dan Perkembangan Karier

Pertama, Struick dari klub Eropa dan A-League seharusnya berada di lingkungan dengan tekanan dan intensitas tinggi.

Di Brisbane Roar, meskipun menit bermain terbatas, ia tetap berada dalam kompetisi yang lebih ketat daripada Liga 1.

baca juga

Di Dewa United, kemungkinan besar ia menghadapi pertandingan dengan ritme lebih lambat, fisik lebih ringan, dan kualitas lawan yang belum tentu menantang.

Jika tidak diimbangi dengan rutinitas latihan keras dan kompetisi kualitas tinggi, kemampuan teknis dan adaptasi Struick bisa stagnan dan menurun.

Ini sangat krusial untuk pemain sekelas Struick yang masih berpotensi dipanggil ke Timnas dan mungkin kembali dicari klub Eropa di masa depan.

Tanpa tantangan liga kuat, pembelajaran lapangan dan perkembangan kariernya bisa terbendung.

2. Ekspektasi Tinggi Tapi Risiko Penurunan Moral

Sebagai pemain keturunan dengan karier luar negeri, Struick datang ke Indonesia dengan harapan besar.

Namun keputusan memilih klub non-lokal papan atas menimbulkan pertanyaan: apakah ia bisa memenuhi ekspektasi publik dan performa konsisten?

Jika ia kemudian kesulitan menunjukkan kualitas atau bahkan turun status menjadi cadangan karena tekanan adaptasi, ini bisa berdampak pada moral dan kepercayaan diri.

Struick bisa merasakan tekanan bahwa ia mengambil langkah yang sebenarnya berisiko, bukan yang progresif.

Kekecewaan publik atau penilaian media yang keras bisa langsung mempengaruhi mental pemain muda.

Tekanan kolektif di klub seperti Dewa United dengan target ambisius membuat ekspektasi besar—jika gagal terpenuhi, suara sumbang besar kemungkinan muncul.

3. Potensi Pemain Lokal Menggeser Posisi Utamanya

Di Liga 1, regulasi Super League menuntut penggunaan pemain U-23 secara reguler.

Struick berada di jalur ini, tapi Dewa United juga memiliki banyak pemain lokal muda potensial.

Jika Struick belum bisa menyesuaikan performa atau adaptasi dengan budaya sepak bola Indonesia, pelatih bisa saja memilih opsi lokal yang lebih siap bermain.

Ini bisa membatasi menit bermain Struick dan memperlambat proses adaptasinya ke sistem klub.

Ketika menit bermain menurun, potensi stagnasi kembali meningkat. Pemain bisa kehilangan feel pertandingan reguler yang sangat penting bagi perkembangan performa jangka panjang.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontras Nasib Rafael Struick dan Teman Dekatnya, Karier Bak Langit dan Bumi

Kontras Nasib Rafael Struick dan Teman Dekatnya, Karier Bak Langit dan Bumi

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:57 WIB

Siapa Miliano Jonathans? Pemain Keturunan Depok Dirumorkan Sepakat Bela Timnas Indonesia

Siapa Miliano Jonathans? Pemain Keturunan Depok Dirumorkan Sepakat Bela Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:15 WIB

Siapa Dean Zandbergen? Pemain Keturunan Diisukan Sepakat Gabung Timnas Indonesia

Siapa Dean Zandbergen? Pemain Keturunan Diisukan Sepakat Gabung Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

×