Tingkatkan Kualitas Pelatih, PSSI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Lisensi D Nasional

Arief Apriadi

Sabtu, 04 Oktober 2025 | 14:22 WIB
Tingkatkan Kualitas Pelatih, PSSI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Lisensi D Nasional
PSSI gelar kursus lisensi D Nasional di Kudus. 30 pelatih & guru olahraga ikut serta dengan biaya lebih terjangkau. [Dok. Istimewa]
baca 10 detik
  • 30 pelatih dan guru olahraga di Kudus ikut kursus lisensi D PSSI.
  • Program hasil kolaborasi Djarum Foundation, MilkLife, dan PSSI ini berlangsung 29 September–5 Oktober 2025.
  • Biaya lebih murah Rp750 ribu, jadi peluang besar bagi pelatih lokal untuk meningkatkan kompetensi.

Suara.com - Upaya meningkatkan kualitas pelatih sepak bola di Tanah Air kembali digalakkan. Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife menggandeng PSSI untuk menyelenggarakan kursus dan sertifikasi lisensi D Nasional di Kudus, Jawa Tengah.

Pelatihan ini berlangsung selama sepekan, mulai 29 September hingga 5 Oktober 2025, bertempat di Supersoccer Arena, Kudus.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari pelatih dan guru olahraga ikut serta dalam program yang dipimpin langsung oleh Coach Educator PSSI, Muhammad Hanafing Ibrahim, pemegang lisensi AFC Pro.

Program Director MilkLife Soccer Challenge (MLSC), Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul dari antusiasme besar masyarakat Kudus terhadap MLSC.

“Inisiasi ini berawal dari gelaran MLSC yang mendapat sambutan baik di Kudus. Kami melihat banyak guru olahraga yang belum memiliki kemampuan melatih sepak bola secara formal. Karena itu, kami berkoordinasi dengan PSSI pusat maupun Asprov Jateng dan Askab Kudus untuk mengadakan kursus lisensi D. Harapannya, program ini bisa menjadi pijakan awal bagi lahirnya lebih banyak pelatih berkualitas,” ungkap Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menambahkan, program ini juga sejalan dengan komitmen MilkLife dan Djarum Foundation dalam mendukung perkembangan sepak bola usia dini hingga sepak bola putri di Indonesia.

“Kami berharap para pelatih yang mengikuti sertifikasi ini dapat menularkan ilmu yang didapatkan kepada anak didiknya. Dengan semakin banyak pelatih berlisensi, ekosistem sepak bola di daerah akan berkembang lebih sehat dan berkelanjutan, termasuk dalam mendukung pertumbuhan sepak bola putri yang kini juga semakin mendapat perhatian,” katanya.

Materi Teori dan Praktek Lengkap

Sesi pelatihan dibagi menjadi dua tahap, yakni teori di kelas dan praktek di lapangan. Beberapa materi yang diajarkan antara lain filosofi sepak bola Indonesia (Filanesia), peran pelatih, prinsip bertahan & menyerang, fase pengembangan permainan, hingga manajemen pertandingan.

baca juga

Sedangkan pada sesi praktek, peserta berlatih teknik dasar seperti passing, first touch, dribbling, hingga game management 11v11.

Untuk menunjang latihan, sejumlah atlet juga dilibatkan sebagai peraga. Coach Hanafing tidak bekerja sendiri, ia dibantu asisten pelatih Yayat R. Hidayat dan Pamungkas Yuli Kurniawan.

Coach Hanafing menegaskan pentingnya lisensi D sebagai pintu awal bagi calon pelatih yang serius menekuni profesi ini.

“Lisensi D adalah pintu masuk bagi siapa pun yang ingin serius berkarier di dunia kepelatihan sepak bola. Melalui kursus ini, para peserta dibekali pondasi dasar agar bisa melatih sesuai standar PSSI, sehingga nantinya para pemain usia dini yang mereka latih mendapatkan bimbingan yang benar sejak awal. Karena pelatih hebat akan melahirkan pemain yang hebat pula,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa teknik dasar menjadi kunci penting dalam melatih anak usia dini, mulai dari passing, control, dribbling, running with the ball, heading, hingga scoring.

Sertifikasi lisensi D biasanya menelan biaya sekitar Rp3 juta. Namun kali ini, peserta hanya dikenakan Rp750 ribu agar lebih banyak pelatih dan guru olahraga di Kudus bisa berkesempatan meningkatkan kemampuan mereka.

Salah satu peserta, Just Nurkha Habibi, guru olahraga SD Muhammadiyah Birrul Walidain, mengaku program ini sangat membantu.

“Biasanya biaya lisensi sangat mahal dan sulit dijangkau. Kalau ini harga terjangkau murah untuk ilmu yang sangat mahal. Dengan adanya program ini, kami bisa belajar langsung dari instruktur PSSI. Saya berharap ilmu yang saya dapat bisa saya terapkan di sekolah untuk membimbing anak-anak agar bermain bola dengan lebih baik dan disiplin. Selain itu juga program ini berkelanjutan dan ke depannya ada untuk lisensi C,” tuturnya.

Dengan adanya kursus ini, Kudus berpotensi melahirkan lebih banyak pelatih sepak bola berlisensi yang bisa mengembangkan bakat anak-anak di daerah, sekaligus memperkuat fondasi sepak bola Indonesia sejak usia dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Masuk Dalam Daftar Panggil, Bagaimana Kans Marceng Kembali ke Timnas SEA Games?

Tak Masuk Dalam Daftar Panggil, Bagaimana Kans Marceng Kembali ke Timnas SEA Games?

Your Say | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 08:55 WIB

Persib Bandung, ACL Two dan Kebijakan Pemain Asing Liga Indonesia yang Mulai Beri Dampak Positif

Persib Bandung, ACL Two dan Kebijakan Pemain Asing Liga Indonesia yang Mulai Beri Dampak Positif

Your Say | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 08:51 WIB

Kevin Diks dan Upgrade Karier Profesionalnya yang Timbulkan Sedikit Kekecewaan

Kevin Diks dan Upgrade Karier Profesionalnya yang Timbulkan Sedikit Kekecewaan

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:56 WIB

Terkini

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

×