Kronologi Lengkap Skandal Naturalisasi Malaysia, Dokumen Terbukti Dipalsukan

Irwan Febri

Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:56 WIB
Kronologi Lengkap Skandal Naturalisasi Malaysia, Dokumen Terbukti Dipalsukan
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dipastikan palsu. (Dok. Bharian)
  • FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM setelah menemukan pemalsuan dokumen kelahiran dalam proses naturalisasi tujuh pemain keturunan.
  • Kasus bermula pada Maret 2025 saat FAM mengajukan pemain warisan dengan klaim kakek-nenek lahir di Malaysia, namun penyelidikan FIFA membuktikan data tersebut palsu.
  • Tujuh pemain yang terlibat masing-masing didenda 2.000 franc Swiss dan dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.

Suara.com - Upaya ambisius Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk memperkuat tim nasional lewat program naturalisasi pemain keturunan kini berujung bencana besar.

FIFA menjatuhkan sanksi berat setelah menemukan adanya pemalsuan dokumen dalam proses pengesahan kewarganegaraan tujuh pemain asing yang membela Timnas Malaysia.

Dilansir dari New Straits Time, berikut kronologi lengkap kasus yang mengguncang sepak bola Negeri Jiran tersebut:

Maret 2025: Awal Proses Naturalisasi

19 Maret 2025: FAM mengajukan permohonan ke FIFA terkait kelayakan Hector Alejandro Hevel Serrano. Dalam dokumen, disebutkan bahwa kakeknya lahir di Melaka, Malaysia.

20 Maret 2025: FAM kembali mengirimkan permohonan serupa untuk Gabriel Felipe Arrocha, dengan klaim bahwa neneknya lahir di Melaka.

24 Maret 2025: FIFA membalas surat tersebut dan menyatakan bahwa berdasarkan dokumen yang diterima, Hector Alejandro Hevel Serrano “tampak memenuhi syarat” untuk bermain bagi Malaysia.

Juni 2025: Lima Pemain Baru Diajukan

6 Juni 2025: FAM mengajukan permohonan kelayakan untuk lima pemain tambahan, yaitu Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, dan Jon Irazabal Iraurgui. Semua disertai akta kelahiran yang mengklaim bahwa kakek atau nenek mereka lahir di Malaysia, tepatnya di Penang, George Town, Johor, atau Sarawak.

6 & 9 Juni 2025: FIFA menanggapi dengan surat resmi yang menyebut bahwa seluruh pemain tersebut juga “tampak memenuhi syarat.”

10 Juni 2025: Ketujuh pemain naturalisasi itu langsung tampil membela Malaysia pada laga kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam. Malaysia menang telak 4-0, dengan dua gol dicetak oleh Figueiredo dan Holgado.

Juli–Agustus 2025: Aduan dan Penyelidikan FIFA

11 Juni 2025: FIFA menerima laporan resmi yang mempertanyakan keabsahan dokumen para pemain. Laporan itu menyoroti waktu naturalisasi yang sangat cepat serta debut internasional yang mencurigakan.

22 & 28 Agustus 2025: Setelah melakukan penyelidikan, FIFA menemukan bahwa akta kelahiran para leluhur pemain ternyata palsu. Dalam dokumen asli, disebutkan bahwa kakek atau nenek mereka tidak lahir di Malaysia.

Akibat temuan ini, Komite Disiplin FIFA secara resmi membuka proses penyelidikan terhadap FAM dan ketujuh pemain karena dugaan pelanggaran Pasal 22 (pemalsuan dan manipulasi dokumen).

September 2025: Pembelaan dan Keputusan

22 September 2025: FAM dan para pemain mengirimkan pembelaan resmi kepada FIFA. Mereka mengklaim telah bertindak dengan itikad baik berdasarkan dokumen yang sebelumnya diverifikasi oleh otoritas Malaysia.

25 September 2025: Wakil Ketua Komite Disiplin FIFA, Jorge Palacio, mengesahkan keputusan akhir atas kasus tersebut.

26 September 2025: FAM dan para pemain secara resmi menerima pemberitahuan hasil putusan dan sanksi.

Oktober 2025: Putusan Lengkap dan Sanksi Berat

6 Oktober 2025: FIFA mengirimkan dokumen lengkap berisi alasan hukum, bukti, dan pertimbangan yang menjadi dasar keputusan.

Dalam dokumen tersebut, FIFA menegaskan bahwa akta kelahiran yang diajukan FAM terbukti dipalsukan untuk mengubah tempat lahir kakek-nenek para pemain agar terlihat berasal dari Malaysia.

Sebagai konsekuensinya, FIFA menjatuhkan sanksi berikut:

FAM didenda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp6,4 miliar).

Ketujuh pemain masing-masing didenda 2.000 franc Swiss dan dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.

Kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia. Selain merusak reputasi FAM di mata dunia, keputusan ini juga membuat Malaysia kehilangan tujuh pemain inti yang sempat diharapkan mampu mengangkat prestasi tim nasional di level Asia.

Kini, FAM dikabarkan tengah menyiapkan banding resmi ke FIFA, namun para pengamat menilai langkah tersebut akan sulit membuahkan hasil karena bukti pemalsuan yang ditemukan tergolong kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Bakal Cetak Sejarah?

Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Bakal Cetak Sejarah?

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:40 WIB

Patrick Kluivert Skakmat Jurnalis Arab Saudi saat Ditanya Skandal Naturalisasi Malaysia

Patrick Kluivert Skakmat Jurnalis Arab Saudi saat Ditanya Skandal Naturalisasi Malaysia

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:29 WIB

Bermasalah dengan FIFA, Pengamat Bingung FAM Belum Punya Presiden Baru

Bermasalah dengan FIFA, Pengamat Bingung FAM Belum Punya Presiden Baru

Bola | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:20 WIB

Skandal Naturalisasi Malaysia Masuki Babak Baru, Mendagri dan Menpora Terlibat?

Skandal Naturalisasi Malaysia Masuki Babak Baru, Mendagri dan Menpora Terlibat?

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:58 WIB

FAM Melawan! Sebut FIFA Asal Tuduh, Pakai Hukum Ini sebagai Dalil

FAM Melawan! Sebut FIFA Asal Tuduh, Pakai Hukum Ini sebagai Dalil

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Persib Latihan Lagi! Tapi Bojan Hodak Bikin Keputusan Tak Terduga Soal Uji Coba

Persib Latihan Lagi! Tapi Bojan Hodak Bikin Keputusan Tak Terduga Soal Uji Coba

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:19 WIB

Terkini

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:37 WIB

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:19 WIB

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 00:04 WIB

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:26 WIB

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:12 WIB

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:00 WIB

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:35 WIB

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB