- Kemenangan ini sangat berarti bagi Utrecht yang langsung naik ke posisi kesembilan klasemen sementara.
- Mauro Zijlstra hanya duduk manis di bangku cadangan dan tak diberi kesempatan untuk bermain.
- FC Utrecht sebenarnya tampil dominan di babak pertama dengan penguasaan bola yang lebih baik.
Suara.com - FC Utrecht sukses melakukan comeback saat menjamu FC Volendam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Sabtu (18/10/2025) malam waktu setempat.
Sempat tertinggal di babak pertama, tim asuhan Ron Jans bangkit di paruh kedua dan menang 3-1 di Stadion Galgenwaard.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Utrecht yang langsung naik ke posisi kesembilan klasemen sementara, sementara Volendam harus puas terdampar di urutan ke-16.
Sejatinya pada laga ini, tercipta derby Indonesia antara Miliano Jonathans kontra Mauro Zijlstra.
Sayangnya, Mauro Zijlstra hanya duduk manis di bangku cadangan dan tak diberi kesempatan untuk bermain.
Sementara winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans bermain selama 45 menit.
Dikutip dari data Fotmob, Miliano mendapatkan nilai 6,1 di laga tadi malam.
Catatan statistiknya menunjukkan bahwa ia masih perlu meningkatkan efektivitas permainan.
Dari 15 umpan yang dilepaskan, 11 di antaranya akurat (73%), namun ia gagal menciptakan peluang matang bagi timnya.
Miliano juga hanya melepaskan 1 tembakan, yang sayangnya belum mengarah ke gawang lawan.
Dalam aspek ofensif, ia mencatat 27 sentuhan bola dan melakukan 3 percobaan dribel, tetapi tidak satu pun yang sukses.
Di sisi pertahanan, kontribusinya juga terbatas dengan hanya 1 tekel berhasil dan 1 kali merebut bola.
Dari catatan statistik lanjutan, nilai xG (expected goals) Miliano hanya 0,03, menunjukkan bahwa ia belum terlalu berpengaruh dalam menciptakan peluang berbahaya.
Volendam Unggul Duluan
FC Utrecht sebenarnya tampil dominan di babak pertama dengan penguasaan bola yang lebih baik.
Namun, permainan menyerang mereka berjalan lambat dan minim kreativitas.
Peluang terbaik datang dari Souffian El Karouani, tapi tendangan bebasnya masih mampu ditepis dengan gemilang oleh kiper Volendam, Kayne van Oevelen.
Justru tim tamu yang lebih efisien. Menjelang akhir babak pertama, Henk Veerman memberikan umpan matang kepada Robin van Cruijsen yang kemudian menaklukkan kiper Vasilis Barkas untuk membawa Volendam unggul 1-0 di menit ke-43.
Setelah turun minum, permainan FC Utrecht berubah total. Adrian Blake, pemain muda asal Inggris, menjadi pembeda.
Ia melakukan solo run dari sisi kiri, mengecoh bek lawan, lalu melepaskan tembakan keras ke pojok gawang untuk menyamakan skor 1-1.
Momentum kebangkitan Utrecht terus berlanjut. Sébastien Haller sempat nyaris membawa timnya berbalik unggul, tapi tendangannya hanya mengenai tiang gawang.
Tak lama kemudian, El Karouani membayar kegagalannya di babak pertama dengan gol kedua Utrecht, tendangan kerasnya membentur pemain lawan dan berbuah gol di menit ke-78.
Di masa injury time, Miguel Rodríguez menutup laga dengan gol ketiga lewat serangan balik cepat, memastikan kemenangan 3-1 bagi tim tuan rumah.
Kontributor: Adam Ali