Penyebab Timnas Indonesia Minim Pemain Diaspora di Piala Dunia U-17 2025, PSSI Terhalang Aturan

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:33 WIB
Penyebab Timnas Indonesia Minim Pemain Diaspora di Piala Dunia U-17 2025, PSSI Terhalang Aturan
Timnas Indonesia U-17 PSSI hanya bisa membawa empat pemain diaspora untuk Piala Dunia U-17 2025. (instagram.com/@pssi)
baca 10 detik
  • PSSI hanya bisa membawa empat pemain diaspora untuk Piala Dunia U-17 2025.
  • Aturan kewarganegaraan ganda anak di bawah 18 tahun jadi kendala utama.
  • PSSI berharap skuad Nova Arianto tetap mampu bersaing di grup berat bersama Brasil, Honduras, dan Zambia.

Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, buka suara soal minimnya pemain diaspora atau pemain keturunan di skuad Timnas Indonesia U-17 yang akan tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Dari 21 nama yang dipanggil pelatih Nova Arianto, hanya empat pemain diaspora yang berhasil masuk daftar akhir.

Keempatnya adalah Mike Rajasa (kiper), Lucas Lee dan Mathew Baker (bek), serta Eizar Tanjung (gelandang).

Menurut Arya, jumlah itu tak lepas dari proses administrasi yang lebih rumit dibanding pemain di atas 18 tahun.

Merujuk laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, anak hasil perkawinan orang tua beda negara, wajib menentukan status kewarganegaraannya saat berusia 18 tahun atau ketika menikah.

Sebelum itu, sang anak berhak memiliki kewarganegaraan ganda terbatas.

Alhasil, proses naturalisasi di atas kertas tidak bisa dilakukan. Sang anak harus menunggu dan memilih sendiri kewarganegaraannya saat berusia 18 tahun atau ketika menikah.

Alhasil, yang bisa dilakukan PSSI adalah memilih pesepak bola muda keturunan yang salah satu orang tuanya memiliki paspor Indonesia sebagai dasar sang pemain bisa membela Garuda Asia meski di atas kertas masih berkewarganegaraan ganda.

“Untuk level U-17, prosesnya jauh lebih rumit. Seorang pemain harus memiliki darah Indonesia, dan salah satu orang tuanya harus masih memiliki paspor Indonesia ketika ia lahir,” ujar Arya, Selasa (28/10/2025).

baca juga

Arya menjelaskan, aturan tersebut membuat banyak pemain diaspora muda tak bisa serta merta membela Timnas Indonesia U-17.

"Kalau orang tuanya tidak punya dokumen paspor Indonesia saat anaknya lahir, maka prosesnya jadi lama (menunggu sang anak 18 tahun) dan tidak bisa digunakan untuk ajang Piala Dunia kali ini,” jelasnya.

Akibat kendala administratif itu, PSSI hanya bisa mendapatkan empat pemain diaspora yang secara kualitas dan administrasi memenuhi srayat untuk membela Garuda Asia di Piala Dunia U-17 2025.

Meski begitu, Arya menegaskan PSSI tetap menaruh harapan tinggi agar tim ini bisa tampil maksimal di Qatar.

“Itu saja yang bisa kami proses untuk bermain di Piala Dunia U-17 2025. Harus dipahami, U-17 tidak sama dengan U-20 atau senior. Di kelompok umur lebih tinggi, proses naturalisasi bisa dilakukan [tidak perlu menunggu sang anak memilih kewarganegaraan],” kata Arya menegaskan.

Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup H, bersama Brasil, Honduras, dan Zambia grup yang disebut banyak pihak sebagai “neraka”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Klub Calvin Verdonk Ingin Selamatkan Karier Mees Hilgers, Endingnya Pelik

Mantan Klub Calvin Verdonk Ingin Selamatkan Karier Mees Hilgers, Endingnya Pelik

Bola | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:10 WIB

Piala Dunia U-17 di Depan Mata, Nova Arianto Minta Garuda Muda 'Bercermin' dan Introspeksi Diri

Piala Dunia U-17 di Depan Mata, Nova Arianto Minta Garuda Muda 'Bercermin' dan Introspeksi Diri

Bola | Selasa, 28 Oktober 2025 | 23:10 WIB

PSSI Masih Bingung Soal Piala ASEAN FIFA, Kenapa?

PSSI Masih Bingung Soal Piala ASEAN FIFA, Kenapa?

Bola | Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:22 WIB

Terkini

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

GoTo Raup Laba Rp441 Miliar, Bisnis GoPay Tumbuh 304 Persen

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

×