-
Rayan Rundberg, 13 tahun, berdarah Indonesia, resmi gabung PSV.
-
Striker muda ini dipuji punya kontrol bola dan insting mencetak gol.
-
PSSI berpeluang memanggilnya perkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Pujian datang dari lingkungan terdekatnya, termasuk guru dan pelatih yang melihatnya sebagai pemain dengan prospek cerah.
Dikutip dari laporan BD.NL, mereka memandang Rayan sebagai permata yang terus berkembang pesat dalam permainannya.
Dia dipuji karena memiliki kontrol bola yang sangat baik, yang membuatnya sulit direbut saat berhadapan satu lawan satu dengan bek lawan.
Selain itu, kemampuan mencetak gol dan insting menyerang yang tajam menjadi nilai plus utamanya sebagai seorang striker murni.
Rayan sendiri menunjukkan ambisi besar untuk terus meningkatkan level permainannya, mencari tantangan yang lebih kompetitif.
“Saya lebih ingin bermain melawan klub lain dan merasakan ketegangan pertandingan. Latihan sendiri menyenangkan, tapi tidak menantang,” ujarnya.
Najim Laarousi, yang menjabat sebagai pelatihnya, membenarkan bahwa perpindahan ke PSV adalah langkah strategis.
Menurut Laarousi, bergabung dengan PSV akan menjadi katalis untuk mempercepat perkembangan bakat alami yang dimiliki Rayan.
Ia meyakini bahwa lingkungan di PSV akan memberikannya pengalaman berharga di tingkat kompetisi yang jauh lebih tinggi.
Dengan usianya yang masih sangat belia, Rayan Rundberg telah menunjukkan tanda-tanda jelas menuju karier sepak bola profesional yang sukses.
Kualitasnya yang sudah teruji di kompetisi junior membuka jalan lebar untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi di Eropa.
Melihat fakta bahwa Rayan memiliki darah keturunan Indonesia, kesempatan baginya untuk membela Timnas Indonesia patut menjadi perhatian.
PSSI kini memiliki peluang untuk memantau perkembangannya secara intensif, memastikan apakah ia memenuhi syarat dan tertarik di masa mendatang.
Jika persyaratan administrasi dapat dipenuhi dan Rayan memilih Garuda di dadanya, dia bisa menjadi tambahan berharga untuk skuad masa depan.
Potensi wonderkid seperti Rayan Rundberg menjadi angin segar bagi upaya penguatan skuad Timnas Indonesia melalui jalur keturunan.
Rayan adalah contoh nyata dari talenta-talenta diaspora yang tersebar di berbagai belahan dunia dan siap dihubungkan kembali dengan tanah leluhurnya.
Perjalanannya dari CHC Den Bosch menuju klub sekelas PSV adalah bukti nyata dari kerja keras dan bakat yang dimilikinya.
Masa depan Rayan di Eropa akan menjadi perhatian utama bagi pecinta sepak bola, baik di Belanda maupun di Indonesia.
Semoga langkahnya di PSV dapat berjalan lancar dan mengantarkannya menjadi salah satu striker terbaik di generasinya.
