Meski Batal Gabung, Timur Kapadze Beri Saran Taktik yang Cocok untuk Timnas Indonesia

Arif Budi

Selasa, 02 Desember 2025 | 14:20 WIB
Meski Batal Gabung, Timur Kapadze Beri Saran Taktik yang Cocok untuk Timnas Indonesia
Timur Kapadze tiba di Indonesia langsung salat Jumat di Masjid Istiqlal kenakan batik. (IG Effendi Gazali)
  • Timur Kapadze menekankan pentingnya pendekatan strategis sistematis dan keseimbangan dalam meningkatkan performa Timnas Indonesia.
  • Filosofi dasar yang dianjurkan adalah permainan proaktif dan agresif sesuai tuntutan sepak bola modern saat ini.
  • Pekerjaan rumah terbesar Timnas adalah penerapan komprehensif *sport science*, termasuk analisis fisik dan psikologis pemain.

Suara.com - Nama Timur Kapadze sempat menjadi harapan terbesar publik sepak bola Tanah Air untuk mengisi kursi pelatih Timnas Indonesia, tapi ia batal gabung karena bergabung ke klub Uzbekistan

Meskipun begitu, dalam kunjungannya ke Indonesia baru-baru ini, Kapadze tak pelit berbagi ilmu.

Ia membeberkan pandangan strategisnya, memberikan sebuah bocoran mengenai pendekatan yang akan ia terapkan andai benar-benar menukangi skuad Garuda.

Saat menjadi narasumber dalam sebuah siniar, Kapadze menekankan bahwa kunci utama untuk mengangkat performa sebuah tim nasional adalah pendekatan yang sistematis dan seimbang.

Menurutnya tidak ada satu formula paten, entah itu bertahan atau menyerang, yang menjamin kemenangan.

“Yang paling penting, approach-nya bisa ditetapkan secara sistematis. Karena, bisa dibilang tim yang mengadopsi pendekatan defensif bisa menang, dengan sepak bola menyerang pun juga bisa menang,” ujar Timur Kapadze dikutip dari YouTube Garuda TV.

Namun, untuk konteks Timnas Indonesia, ia melihat ada satu hal yang harus menjadi prioritas utama.

“Hanya saja, yang paling penting dalam kasusnya Timnas Indonesia, adalah keseimbangan. Harus ada keseimbangan terlebih dahulu, dan menerapkan cara-cara atau teknik-teknik yang modern,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kapadze mengungkap bahwa filosofi dasarnya adalah permainan yang proaktif dan agresif. Ia percaya sepak bola modern menuntut hal tersebut.

“Karena, sepak bola sekarang kan harus aktif, agresif, dan memiliki kelompok-kelompok dalam tim. Jadi, ada beberapa hal yang saya perhatikan bisa diterapkan oleh Timnas Indonesia,” lanjut pelatih berusia 44 tahun itu.

Namun, Kapadze memberikan catatan penting bahwa strategi di atas lapangan hanyalah puncak dari gunung es.

Menurutnya pekerjaan rumah terbesar bagi sepak bola Indonesia justru berada di luar lapangan, yaitu pada penerapan sport science secara komprehensif.

“Sebetulnya, jika menceritakan secara umum juga tidak tepat. Karena, dalam sepak bola itu terdiri dari banyak rincian, terutama permainan di lapangan itu hanya sebagian kecil saja dari persiapan,” kata Timur.

Ia menyoroti betapa krusialnya analisis mendalam terhadap setiap pemain, baik sebelum maupun sesudah pertandingan, yang mencakup aspek fisik hingga psikologis.

“Jadi, yang menjadi pekerjaan rumah itu sangat besar. Ada analisis setiap pemain, baik sebelum dan sesudah pertandingan. Di aspek ini, ada banyak ilmu pengetahuan, ada analisis, psikologi. Jadi, rinciannya begitu banyak yang harus diterapkan,” lanjut dia.

Ini memang menuntut pendekatan yang lebih aktif dan agresif. Dari pengamatannya, ada beberapa aspek yang bisa dilakukan skuad Merah Putih agar lebih sukses.

“Karena, sepak bola sekarang kan harus aktif, agresif, dan memiliki kelompok-kelompok dalam tim. Jadi, ada beberapa hal yang saya perhatikan bisa diterapkan oleh Timnas Indonesia,” lanjut pelatih asal Uzbekistan itu.

Meskipun demikian, pelatih berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa pendapatnya ini hanya disampaikan secara umum. Sebab, butuh penyampaian yang lebih komprehensif karena kompleksitas sepak bola.

“Sebetulnya, jika menceritakan secara umum juga tidak tepat. Karena, dalam sepak bola itu terdiri dari banyak rincian, terutama permainan di lapangan itu hanya sebagian kecil saja dari persiapan,” kata Timur.

Menurut dia, ada banyak hal yang harus dilakukan Timnas Indonesia agar mampu berprestasi.

Hal ini utamanya mengacu pada sport science, baik dalam mengukur performa pemain hingga menyentuh aspek psikologis.

“Jadi, yang menjadi pekerjaan rumah itu sangat besar. Ada analisis setiap pemain, baik sebelum dan sesudah pertandingan. Di aspek ini, ada banyak ilmu pengetahuan, ada analisis, psikologi. Jadi, rinciannya begitu banyak yang harus diterapkan,” pungkas Kapadze.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Kapadze Batal, Apakah Giovanni van Bronckhorst Jawaban untuk Timnas Indonesia?

Timur Kapadze Batal, Apakah Giovanni van Bronckhorst Jawaban untuk Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:58 WIB

Mauro Zijlstra dan Dion Markx Gabung, Kekuatan Timnas Indonesia U-22 Berlipat Ganda

Mauro Zijlstra dan Dion Markx Gabung, Kekuatan Timnas Indonesia U-22 Berlipat Ganda

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:45 WIB

Suporter Thailand Ancam Boikot SEA Games 2025 Gegara Beli Tiket Wajib Pakai KTP

Suporter Thailand Ancam Boikot SEA Games 2025 Gegara Beli Tiket Wajib Pakai KTP

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:45 WIB

Banyak Trofi tapi Sering Dipecat! Ini Rapor Plus Minus Van Bronckhorst, Calon Pelatih Garuda

Banyak Trofi tapi Sering Dipecat! Ini Rapor Plus Minus Van Bronckhorst, Calon Pelatih Garuda

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:40 WIB

Duet Marselino-Rafael Struick, Senjata Baru Garuda Muda Rebut Emas SEA Games 2025

Duet Marselino-Rafael Struick, Senjata Baru Garuda Muda Rebut Emas SEA Games 2025

Bola | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:38 WIB

Terkini

Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial

Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:37 WIB

Liverpool Mulai Negosiasi dengan Andoni Iraola

Liverpool Mulai Negosiasi dengan Andoni Iraola

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:26 WIB

Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral

Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:24 WIB

Robert Lewandowski Diincar Fenerbahce Usai Tinggalkan Barcelona

Robert Lewandowski Diincar Fenerbahce Usai Tinggalkan Barcelona

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:18 WIB

Pemain Bundesliga Jadi Mentor Khusus Mathew Baker Selama FIFA Match Day, Siapa?

Pemain Bundesliga Jadi Mentor Khusus Mathew Baker Selama FIFA Match Day, Siapa?

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:15 WIB

Dibuang MU, Dicueki Barcelona, Paul Scholes Sarankan Marcus Rashford Gabung Arsenal

Dibuang MU, Dicueki Barcelona, Paul Scholes Sarankan Marcus Rashford Gabung Arsenal

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:15 WIB

Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini

Saga Transfer Fenerbahce Siap Adu Kaya dengan Klub Arab Demi Rekrut Conte dan Maldini

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:07 WIB

Gagal Juara Liga Champions, Arsenal Cuci Gudang Empat Pemain Senior Bakal Didepak

Gagal Juara Liga Champions, Arsenal Cuci Gudang Empat Pemain Senior Bakal Didepak

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:00 WIB

Kenapa Eliano Reijnders dan Jordi Amat Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia di FIFA Match Day?

Kenapa Eliano Reijnders dan Jordi Amat Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia di FIFA Match Day?

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:57 WIB

Misteri Kamar Nomor 202: Messi Kembali Isolasi Diri di Piala Dunia 2026

Misteri Kamar Nomor 202: Messi Kembali Isolasi Diri di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:53 WIB