Pelatih Fortuna ke Justin Hubner: Bodoh!

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Desember 2025 | 07:27 WIB
Pelatih Fortuna ke Justin Hubner: Bodoh!
Justin Hubner (IG Fortuna Sittard)
baca 10 detik
  • Justin Hubner dikartu merah usai tekel keras di laga Fortuna Sittard vs Ajax.

  • Pelatih Danny Buijs kritik tindakan Hubner sebagai keputusan yang bodoh.

  • Insiden ini dianggap Buijs sebagai proses pembelajaran yang menyakitkan.

Suara.com - Fortuna Sittard harus mengakui keunggulan tim tamu Ajax Amsterdam dengan skor akhir 1-3 dalam pertandingan pekan ke-15 Eredivisie yang digelar di Stadion Fortuna Sittard, Minggu (7/12) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut menjadi sorotan utama, terutama setelah bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menerima kartu merah cepat menyusul sebuah tekel keras hanya beberapa menit setelah dirinya dimasukkan.

Pelatih kepala Fortuna Sittard, Danny Buijs, melancarkan kritik tajam terhadap tindakan Hubner yang dianggap ceroboh dan tidak perlu.

Insiden krusial terjadi saat Fortuna Sittard sedang berjuang mengejar ketertinggalan skor yang berubah cepat di awal babak kedua.

Fortuna Sittard sejatinya memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan berkat gol cepat yang dicetak oleh Kaj Sierhuis saat laga baru berjalan empat menit, memimpin 1-0.

Momentum berbalik menjelang akhir paruh pertama ketika gol bunuh diri dari van Ottele pada menit 45+6 membuat kedudukan imbang 1-1 saat turun minum.

Keadaan menjadi jauh lebih sulit bagi tim tuan rumah hanya dalam tempo tujuh menit setelah babak kedua dimulai.

Dua gol bunuh diri berturut-turut dari Fosso dan kemudian Wijndal membuat Ajax tiba-tiba berbalik unggul 3-1.

Dalam upaya mengubah keadaan, Hubner dimasukkan, namun kehadirannya di lapangan hanya berlangsung singkat.

baca juga

Bek Garuda itu melakukan jegalan dari belakang terhadap Bounida pada menit ke-53 di wilayah yang relatif jauh dari area berbahaya, dekat garis tengah lapangan.

Tekel yang keras dan tanpa perhitungan tersebut langsung diganjar kartu merah, meskipun Buijs juga menyoroti wasit Van der Eijk.

Pelatih Buijs berpendapat bahwa sebelum pelanggaran Hubner, wasit seharusnya meniup peluit atas pelanggaran yang dilakukan gelandang Ajax, Ko Itakura, terhadap Kaj Sierhuis.

“Dia menabraknya dari belakang,” ujar Buijs mengacu pada Itakura yang melanggar Sierhuis.

“Itu sudah dia lakukan sepanjang pertandingan,” lanjut Buijs dikutip dari Voetbalinternational.

Meskipun demikian, Buijs tidak bisa menyembunyikan kekesalannya atas aksi ceroboh yang dilakukan oleh pemainnya sendiri.

Ia menyebut tindakan Hubner sebagai hal yang benar-benar konyol dan tidak dapat diterima dalam situasi pertandingan.

“Tapi lihat, apa yang dilakukan Hubner setelah itu sungguh bodoh,” ucap Buijs menambahkan, menunjukkan rasa frustrasinya.

Buijs sangat menyayangkan tekel keras tersebut terjadi hanya delapan menit setelah Hubner masuk dan jauh dari gawang mereka sendiri.

Tindakan tersebut dianggap tidak mencerminkan frustrasi dari keseluruhan pertandingan, mengingat Hubner baru saja bergabung di lapangan.

"Dengan skor 1-3 di pikiran Anda. Itu bukan frustrasi, karena dia baru saja masuk," tutur Buijs.

Buijs mempertanyakan logika di balik keputusan Hubner untuk melakukan tekel sembrono di wilayah yang tidak mengancam.

"Jika Anda baru saja masuk, Anda tidak akan melakukan tekel seperti itu enam puluh meter dari gawang Anda, kan? Itu bodoh," tegas Buijs.

Pelatih berharap insiden ini dapat menjadi momen pembelajaran yang penting bagi Hubner dan seluruh anggota tim.

Situasi menjadi sedikit diuntungkan bagi Fortuna Sittard karena tidak lama setelah Hubner diusir, Ajax juga harus bermain dengan 10 orang setelah Baas menerima kartu kuning kedua.

Namun, Buijs tetap melihat konsekuensi kartu merah tersebut sebagai hal yang merugikan.

Ia menekankan bahwa pengalaman bermain dengan satu pemain lebih sedikit diakibatkan oleh kesalahan harus menjadi pelajaran berharga ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Ambang Sejarah, Filipina Bertekad Akhiri Penantian 34 Tahun Jelang Lawan Timnas Indonesia U-22

Di Ambang Sejarah, Filipina Bertekad Akhiri Penantian 34 Tahun Jelang Lawan Timnas Indonesia U-22

Bola | Senin, 08 Desember 2025 | 06:26 WIB

Jelang Lawan Filipina, Timnas Indonesia Disanjung Media Vietnam karena Ini

Jelang Lawan Filipina, Timnas Indonesia Disanjung Media Vietnam karena Ini

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 06:22 WIB

Bukan Mustahil, Persib Bandung Bisa Rekrut Joey Pelupessy dengan2Cara Ini

Bukan Mustahil, Persib Bandung Bisa Rekrut Joey Pelupessy dengan2Cara Ini

Bola | Senin, 08 Desember 2025 | 07:00 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×