-
Tristan Gooijer membuka peluang naturalisasi untuk memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia di masa depan.
-
Pemain PEC Zwolle ini baru saja mencetak gol perdana dalam kemenangan telak timnya.
-
Gooijer tegas membantah keterkaitan keluarganya dengan RMS dan tetap bangga pada darah Indonesia.
Suara.com - Panggung sepak bola tanah air kembali dihebohkan dengan sinyal positif dari talenta muda Eredivisie.
Tristan Gooijer yang kini merumput di kasta tertinggi Liga Belanda menunjukkan ketertarikan mendalam pada Garuda.
Pemain bertahan yang memiliki garis keturunan Maluku ini tertangkap tetap memantau progres Timnas Indonesia.
Darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya berasal dari sang ibu yang merupakan orang asli Maluku.
Eksistensinya di Belanda semakin diakui seiring dengan jam terbang yang konsisten di lapangan hijau.
Baru-baru ini Gooijer menjadi pusat perhatian publik setelah menunjukkan ketajamannya di atas lapangan.
Pada laga tanggal 31 Januari 2026 ia berhasil membukukan gol profesional pertamanya untuk PEC Zwolle.
Kontribusi krusialnya tersebut membawa tim meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 atas Telstar.
Pencapaian ini membuat nama pemuda berusia 21 tahun tersebut semakin melambung di mata para pemandu bakat.
Kabar mengenai performa apiknya pun langsung dihubungkan dengan kebutuhan lini belakang tim nasional kita.
Gooijer yang pernah menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam akhirnya angkat bicara mengenai rumor tersebut.
Ia mengaku kagum dengan atmosfer sepak bola yang berkembang pesat di tanah air belakangan ini.
“Saya sangat menghormati bagaimana sepak bola dijalani di Indonesia," ujar Tristan Gooijer.
Pemain serba bisa ini juga menyoroti transformasi positif yang ditunjukkan oleh skuad Garuda sekarang.
“Saya juga melihat perkembangan yang dicapai oleh tim nasional,” ujar Tristan Gooijer dikutip dari VoetbalPrimeur melalui Timnas Xtra.