PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Maret 2026 | 06:53 WIB
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
Timnas Iran vs Amerika Serikat dalam matchday ketiga Grup B Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (30/11/2022) dini hari WIB. [FIFA]
  • Konflik militer menyebabkan Liga Iran berhenti dan mengancam posisi mereka di Piala Dunia 2026.

  • Mehdi Taj menyatakan keraguan besar bagi Iran untuk tampil akibat serangan dari Amerika Serikat.

  • FIFA dan AFC hingga kini belum memberikan keputusan resmi terkait status partisipasi sepak bola Iran.

Suara.com - Ketegangan geopolitik yang melibatkan kekuatan militer besar kini mulai merambah ke dunia olahraga internasional khususnya sepak bola di Piala Dunia 2026.

Kondisi keamanan yang tidak menentu memaksa otoritas olahraga mengambil langkah drastis demi keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Iran secara resmi telah diputuskan untuk berhenti beroperasi sementara waktu.

Penghentian liga domestik tersebut belum memiliki tenggat waktu yang pasti karena sangat bergantung pada situasi peperangan.

Eskalasi konflik yang terjadi saat ini menjadi indikator utama apakah aktivitas sepak bola bisa kembali berjalan normal.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran menyuarakan kekhawatiran mendalam mengenai masa depan tim nasional mereka di kancah global.

Situasi di lapangan yang melibatkan serangan militer membuat persiapan teknis maupun mental pemain menjadi sangat terganggu.

"Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menaruh harapan pada Piala Dunia," kata Taj dilansir dari Marca.

Pernyataan tersebut mencerminkan pesimisme yang kuat mengingat lokasi penyelenggaraan turnamen berada di wilayah negara lawan.

Meski demikian, pihak federasi masih menunggu arahan lebih lanjut dari badan sepak bola tertinggi di dunia.

Kewenangan untuk menentukan nasib keikutsertaan sebuah negara dalam turnamen internasional tetap berada di bawah kendali penuh otoritas pusat.

Pihak Iran menyadari bahwa mereka tidak bisa mengambil keputusan sepihak tanpa mempertimbangkan regulasi global yang berlaku saat ini.

"Akan tetapi para pemimpin olahraga [FIFA] yang harus memutuskan hal itu," ujarnya menegaskan posisi Iran dalam turnamen sepak bola sejagad tersebut.

Hingga detik ini, belum ada pernyataan resmi dari Zurich mengenai status keanggotaan maupun partisipasi Iran nantinya.

Dunia internasional kini tengah menantikan bagaimana respons organisasi tersebut terhadap krisis yang sedang melanda kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun sebelumnya, Iran sebenarnya memiliki agenda pertandingan yang cukup padat di Amerika Serikat.

Tim nasional negara tersebut dijadwalkan untuk bersaing ketat dalam babak penyisihan grup melawan berbagai negara dari benua berbeda.

Stadion di Los Angeles direncanakan menjadi saksi pertemuan antara skuad Iran dengan tim Selandia Baru serta Belgia.

Selain itu, kota Seattle juga masuk dalam daftar lokasi pertandingan saat mereka dijadwalkan bersua dengan tim nasional Mesir.

Agenda yang sudah tertata rapi ini sekarang berada dalam bayang-bayang pembatalan akibat situasi politik yang kian memburuk.

Jika Iran mampu melewati fase grup dengan sukses, terdapat skenario menarik yang mungkin terjadi di lapangan hijau.

Mereka memiliki peluang besar untuk bertarung langsung melawan tim nasional Amerika Serikat pada fase gugur turnamen tersebut.

Pertemuan tersebut diprediksi bisa terjadi pada babak 32 besar jika kedua tim memenuhi syarat klasemen yang ditentukan.

Kemenangan di laga awal akan membuka jalan bagi pertemuan dramatis yang sarat dengan tensi politik maupun olahraga.

Namun, semua kemungkinan skenario indah tersebut saat ini tertutup oleh kabut tebal akibat konflik bersenjata yang nyata.

Hingga laporan ini diturunkan, federasi internasional belum memberikan sinyal terkait pengunduran diri Iran dari kompetisi dunia tersebut.

Tidak hanya di level dunia, ketidakpastian juga menyelimuti kompetisi antar klub di wilayah benua kuning atau Asia.

Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC terpantau masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan pernyataan sikap yang tegas.

Nasib klub-klub asal Iran yang berlaga di Liga Champions Asia Elite musim ini juga menjadi tanda tanya besar bagi penggemar.

Seluruh pemangku kepentingan masih memantau perkembangan harian di zona konflik sebelum menentukan langkah strategis berikutnya bagi sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!

Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 05:56 WIB

Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak

Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 05:33 WIB

Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?

Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 05:33 WIB

Terkini

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:06 WIB

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:02 WIB

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:56 WIB

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:20 WIB

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:19 WIB

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:09 WIB

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:51 WIB

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 02:37 WIB