Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi

Arief Apriadi

Senin, 02 Maret 2026 | 10:43 WIB
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi [Dok. IG TeamMelli]
baca 10 detik
  • Presiden Federasi Sepak Bola Iran pesimis negaranya dapat berpartisipasi di Piala Dunia Amerika Serikat 2026 karena situasi politik terkini.
  • Iran lolos kualifikasi dan tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru dalam undian resmi di Washington.
  • FIFA menyatakan masih memonitor perkembangan situasi, meskipun turnamen dijadwalkan dimulai pada 3 Maret 2026.

Suara.com - Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengakui Timnas Iran kecil kemungkinan tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Iran sejatinya sudah memastikan tiket ke Piala Dunia sejak Maret 2025. Dalam undian resmi di Washington pada Desember lalu, Iran masuk Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Mereka dijadwalkan bermain di Los Angeles melawan Selandia Baru (15 Juni), menghadapi Belgia (21 Juni), dan kemudian bertemu Mesir di Seattle (26 Juni).

Namun situasi politik membuat masa depan mereka tak pasti.

“Dengan apa yang terjadi hari ini dan serangan Amerika Serikat, kecil kemungkinan kami bisa memandang Piala Dunia dengan optimistis. Namun keputusan ada di tangan otoritas olahraga,” ujar Mehdi Taj di televisi nasional Iran seperti dilansir dari Talksport.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan pihaknya terus memonitor perkembangan.

“Kami fokus pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi. Masih terlalu dini untuk berkomentar detail,” ujarnya saat menghadiri pertemuan IFAB di Wales.

Hitung mundur 100 hari menuju kick-off dimulai 3 Maret 2026. Artinya, FIFA masih memiliki waktu untuk mengevaluasi dinamika situasi.

Sejumlah pengamat meyakini Piala Dunia 2026 tetap akan digelar sesuai rencana. Meski dunia tengah dilanda ketidakpastian geopolitik, pembatalan turnamen dinilai sangat kecil kemungkinannya.

baca juga

Namun absennya Iran, jika benar terjadi, akan menjadi pukulan besar, bukan hanya bagi sepak bola Asia, tetapi juga bagi stabilitas kompetisi secara keseluruhan.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang FIFA Series 2026, Justin Hubner Kirim Sinyal Bahaya Lewat Gol di Liga Belanda

Jelang FIFA Series 2026, Justin Hubner Kirim Sinyal Bahaya Lewat Gol di Liga Belanda

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 10:36 WIB

Konflik AS-Israel Bayangi Piala Dunia 2026, Federasi Iran Buka Suara

Konflik AS-Israel Bayangi Piala Dunia 2026, Federasi Iran Buka Suara

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 10:15 WIB

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 10:07 WIB

Terkini

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

×