Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:45 WIB
Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini
Timnas Indonesia (PSSI)
baca 10 detik
  • Serangan militer ke Iran mengancam keikutsertaan tim nasional mereka di ajang Piala Dunia 2026.

  • Mehdi Taji menyatakan bahwa sangat kecil kemungkinan Iran tetap bertanding karena situasi darurat perang.

  • Irak dan UEA menjadi kandidat terkuat pengganti Iran, sementara peluang Timnas Indonesia sudah tertutup.

Situasi pelik ini memicu perdebatan luas mengenai negara mana yang paling layak mengisi kekosongan tempat jika Iran resmi keluar.

Berdasarkan kalkulasi teknis dan performa di babak kualifikasi zona Asia, Uni Emirat Arab muncul sebagai salah satu kandidat kuat.

Peringkat tinggi yang dimiliki UEA di kualifikasi AFC memberikan mereka keunggulan besar untuk ditunjuk sebagai tim pengganti resmi.

Namun, Irak juga memiliki posisi tawar yang sangat solid setelah kesuksesan mereka mengalahkan UEA dalam babak play-off regional.

Kedua negara tetangga ini kini menjadi sorotan utama FIFA dalam memproyeksikan stabilitas grup di putaran final mendatang.

Lantas, banyak penggemar di tanah air yang mulai bertanya mengenai peluang Timnas Indonesia masuk sebagai kontestan pengganti mendadak.

Meskipun dukungan publik Indonesia sangat luar biasa besar, realitas regulasi FIFA memberikan batasan yang sangat tegas dan mengikat.

Peluang bagi Skuad Garuda untuk masuk melalui jalur mundurnya Iran secara teknis dapat dikatakan sudah tertutup sepenuhnya saat ini.

Hal ini dikarenakan pencapaian Indonesia di babak kualifikasi belum mampu menempatkan posisi mereka di daftar tunggu prioritas teratas Asia.

baca juga

Secara prosedural, Indonesia tidak terlibat dalam fase final play-off antarkonfederasi yang menjadi syarat utama penunjukan tim pengganti darurat.

FIFA dikenal memiliki protokol yang sangat kaku dan objektif dalam menentukan tim yang berhak menggantikan posisi negara lain.

Prioritas utama biasanya diberikan kepada tim dengan catatan prestasi terbaik selama fase kualifikasi terakhir yang baru saja dijalani.

Otoritas sepak bola dunia ini tidak akan mengambil keputusan berdasarkan tingkat popularitas atau jumlah basis penggemar di media sosial.

Meskipun semangat juang suporter Indonesia tetap menyala, jalur melalui kegagalan Iran bukanlah skenario yang mungkin terjadi secara hukum.

Impian untuk melihat kibaran bendera Merah Putih di Piala Dunia 2026 nampaknya masih harus ditempuh melalui jalur prestasi di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:59 WIB

Sujiwo Tejo Sebut Perang Sekarang Hanya Pesta Kembang Api: Pengecut!

Sujiwo Tejo Sebut Perang Sekarang Hanya Pesta Kembang Api: Pengecut!

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:57 WIB

6 Bek Paling Subur Gol di Super League, Naturalisasi Timnas Indonesia Masuk Daftar

6 Bek Paling Subur Gol di Super League, Naturalisasi Timnas Indonesia Masuk Daftar

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

×