Skenario Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia 2026 Jalur Undur Diri Iran Gara-gara Diserang AS-Israel

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:39 WIB
Skenario Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia 2026 Jalur Undur Diri Iran Gara-gara Diserang AS-Israel
Timnas Indonesia (KitaGaruda)
baca 10 detik
  • Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026 karena konflik militer dengan Amerika Serikat.

  • Timnas Indonesia berada di urutan keempat sebagai calon pengganti setelah Irak, UEA, dan Oman.

  • Keputusan akhir bergantung pada kebijakan pejabat olahraga Iran dan regulasi darurat dari FIFA.

Meski harapan publik tanah air membumbung tinggi, FIFA memiliki prosedur tetap dalam menentukan tim pengganti.

Timnas Indonesia ternyata bukan menjadi pilihan utama dalam daftar tunggu jika Iran benar-benar absen.

Terdapat skema birokrasi dan hitungan poin teknis yang sudah ditetapkan oleh federasi sepak bola dunia.

Setidaknya ada tiga negara lain yang secara regulasi memiliki posisi lebih kuat di atas Indonesia.

Langkah Skuad Garuda untuk menuju panggung dunia lewat jalur ini memerlukan proses yang cukup panjang.

Irak diprediksi akan menjadi negara pertama yang ditunjuk FIFA untuk mengisi kekosongan slot tersebut.

Hal ini didasari pada status Iran yang sebelumnya berhasil menembus babak playoff antar-konfederasi secara dramatis.

Pemenang dari laga antara Bolivia melawan Suriname semula dijadwalkan menjadi lawan Iran pada Maret 2026.

Jika Irak naik kelas menggantikan posisi Iran, maka akan terjadi pergeseran posisi pada tim di bawahnya.

baca juga

Uni Emirat Arab atau UEA menempati urutan kedua sebagai tim yang berhak mengambil jatah playoff.

Status UEA yang melaju hingga babak kelima Kualifikasi Zona Asia memberikan mereka keunggulan regulasi yang jelas.

Oman menyusul sebagai opsi ketiga apabila Irak dan UEA memberikan penolakan untuk tampil mendadak.

Keunggulan Oman terletak pada catatan performa mereka selama babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 kemarin.

Timnas Indonesia sendiri menempati urutan keempat dalam daftar prioritas yang bisa dipilih oleh pihak FIFA.

Pencapaian poin Indonesia di fase kualifikasi sebelumnya memang masih berada di bawah catatan poin milik Oman.

Walaupun berada di pilihan terakhir, segala kemungkinan dalam dunia sepak bola internasional tetap bisa terjadi.

Indonesia hanya mengoleksi satu angka di fase sebelumnya yang membuat posisi tawar secara data melemah.

Namun, jika ketiga negara di atas berhalangan, maka FIFA secara otomatis akan menunjuk Indonesia.

Dukungan suporter dan stabilitas kondisi nasional bisa menjadi faktor non-teknis yang dipertimbangkan oleh federasi pusat.

Kini semua pihak tinggal menunggu kepastian status keamanan di Iran sebelum FIFA mengambil langkah resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Penyebab Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Resmi Dicoret John Herdman, Ada yang Diskors!

3 Penyebab Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Resmi Dicoret John Herdman, Ada yang Diskors!

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:35 WIB

Badai Cedera, 5 Pemain Baru Ini Berpeluang Debut Manis untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Badai Cedera, 5 Pemain Baru Ini Berpeluang Debut Manis untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:07 WIB

Disebut Layak Bela Timnas oleh Pelatihnya, Sebagus Apa Statistik Rivaldo Pakpahan?

Disebut Layak Bela Timnas oleh Pelatihnya, Sebagus Apa Statistik Rivaldo Pakpahan?

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×