- Keterlambatan Justin Hubner tiba di Jakarta pada 26 Maret 2026 disebabkan insiden penerbangan saat transit di Paris.
- Masalah teknis pada pesawat saat hendak lepas landas di Paris memaksa pembatalan penerbangan penerbangan Hubner.
- Akibat insiden tersebut, Hubner harus berganti pesawat dan bergabung dengan timnas menjelang laga perdana FIFA Series.
Suara.com - Misteri di balik keterlambatan bek andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner akhirnya terungkap.
Ternyata ada sebuah insiden penerbangan yang cukup mengerikan di balik kedatangannya yang mepet dengan jadwal pertandingan.
Seperti diketahui, pemain berusia 22 tahun itu menjadi salah satu rombongan terakhir yang tiba di Jakarta pada Kamis (26/3/2026), hanya satu hari sebelum laga perdana FIFA Series dimulai. Keterlambatannya tentu sempat memicu tanda tanya.
Penyebab sebenarnya diungkap langsung oleh sang tunangan, Jennifer Coppen melalui sebuah siaran langsung di media sosial TikTok.
Ia menceritakan kronologi perjalanan menegangkan yang dialami Hubner saat terbang dari Belanda menuju Jakarta. Menurutnya masalah terjadi saat sang pemain sedang transit di Paris.
"Dia itu kan berangkat dari Belanda ke Paris, abis itu dari Paris ke sini (Jakarta)," kata Jennifer Coppen.
Situasi menjadi mencekam ketika pesawat yang akan membawa Hubner ke Jakarta tiba-tiba membatalkan proses lepas landas sesaat sebelum terbang.
"Pas dia transit di Paris, pesawat udah mau take off, udah mau berangkat, tiba-tiba pesawatnya muter lagi nggak jadi terbang," beber Jennifer.
"Katanya ada yang bermasalah di pesawatnya jadi dia nunggu beberapa lama gitu buat mereka cari tahu permasalahannya apa," tambahnya.
Akibat masalah teknis tersebut, penerbangan terpaksa dibatalkan. Hal ini memaksa Hubner harus mencari dan berganti pesawat lain untuk melanjutkan perjalanannya ke Indonesia, yang menjadi penyebab utama keterlambatannya.
Meskipun melalui perjalanan yang menegangkan dan baru bergabung di detik-detik akhir, nama Justin Hubner tetap terdaftar dalam 23 pemain final pilihan John Herdman untuk laga melawan Saint Kitts and Nevis.
Kehadirannya tetap dinantikan untuk memperkokoh lini pertahanan skuad Garuda.