- Real Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Girona di Stadion Santiago Bernabeu pada Sabtu (11/4/2026) pekan ke-31 Liga Spanyol.
- Hasil imbang tersebut memperlebar jarak Real Madrid dengan Barcelona menjadi enam poin dalam perburuan gelar juara liga domestik.
- Laga diwarnai kontroversi wasit yang menolak memberikan penalti meski wajah Kylian Mbappe berdarah akibat pelanggaran bek Girona di lapangan.
Saat melakukan akselerasi cepat ke dalam kotak penalti Girona, wajah Mbappe terkena ayunan lengan bek Vitor Reis.
Insiden tersebut membuat striker asal Prancis itu terkapar dengan wajah Mbappe berdarah.
Sontak, para pemain Madrid melancarkan protes keras dan menuntut tendangan penalti.
Namun, wasit yang memimpin pertandingan mengabaikan protes tersebut dan klaim penalti ditolak mentah-mentah. Tak pelak, keputusan ini membuat kubu Los Blancos merasa sangat dirugikan dan frustrasi.
Kekecewaan Mendalam Alvaro Arbeloa
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tak dapat menyembunyikan kekecewaan dan kemarahannya atas kepemimpinan wasit, terutama terkait insiden yang menimpa Mbappe.
Dalam wawancara seusai pertandingan yang dikutip dari Diario AS, Arbeloa secara blak-blakan mengkritik kinerja pengadil lapangan dan penggunaan teknologi VAR.
"Itu penalti yang sangat jelas. Dan itu hanya satu lagi. Satu lagi. Itulah yang kita dapatkan, begitulah adanya," tegas Arbeloa saat ditanya mengenai pelanggaran terhadap Mbappe.
Ia juga mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR yang dinilainya kerap merugikan timnya.
"Baik saya maupun orang lain tidak mengerti. VAR campur tangan ketika itu menguntungkan mereka, dan ketika tidak, tidak. Saya sudah mengatakannya kemarin, dan Anda tahu pendapat saya. Kejadian ini menegaskannya," kata Arbeloa dikutip dari Diario AS, Sabtu (11/4/2026).
"Itu pelanggaran yang jelas. Kylian juga pernah dihukum karena pelanggaran di babak pertama yang bahkan kurang serius. Kami memiliki banyak masalah dengan wasit. Dengan wasit ini, di Mallorca... ceritanya sama saja," keluh mantan bek Madrid tersebut.
Secara keseluruhan, Arbeloa mengakui bahwa penampilan timnya bukanlah yang terbaik. Namun, ia merasa timnya pantas meraih kemenangan jika melihat banyaknya peluang yang diciptakan.
"Itu bukan penampilan terbaik kami, tetapi kami harus menang. Dengan semua peluang yang kami ciptakan dan betapa minimnya kerja sama tim, ditambah susunan pemain yang cukup kuat... seharusnya kami mencetak beberapa gol lagi. Tapi itu tidak terjadi. Dan kami pulang dengan hasil imbang ini," pungkasnya dengan nada kecewa.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tak berubah. Real Madrid pun harus rela ditahan Girona di kandang sendiri dan menelan kekecewaan di tengah kontroversi yang mengiringi akhir laga.
Susunan Pemain: