-
I.League terapkan teknologi VAR dan instruktur Jepang guna tingkatkan standar keadilan wasit lapangan.
-
Tindakan tegas terhadap rasisme menjadi prioritas utama demi menjaga nilai inklusivitas sepak bola.
-
Pembangunan karakter dan integritas pemain ditekankan sebagai fondasi utama meraih prestasi olahraga sejati.
Ke depan, I.League akan terus mengintensifkan sosialisasi terkait anti-rasisme, anti-kekerasan, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi kompetisi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter pemain sekaligus menciptakan ekosistem sepak bola nasional yang lebih sehat.
Komitmen tersebut berlaku di seluruh level kompetisi, mulai dari pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy (EPA), hingga kasta tertinggi seperti Super League dan Championship.
I.League pun menegaskan bahwa prestasi sejati dalam sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga oleh karakter, integritas, serta sikap saling menghormati.