Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 23 April 2026 | 14:07 WIB
Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi
Ilustrasi kampanye stop rasisme. (Pixabay/Samilustrando)
baca 10 detik
  • I.League terapkan teknologi VAR dan instruktur Jepang guna tingkatkan standar keadilan wasit lapangan.

  • Tindakan tegas terhadap rasisme menjadi prioritas utama demi menjaga nilai inklusivitas sepak bola.

  • Pembangunan karakter dan integritas pemain ditekankan sebagai fondasi utama meraih prestasi olahraga sejati.

Suara.com - I.League sebagai operator kompetisi sepak bola profesional di Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas kompetisi dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan, fair play, serta penghormatan terhadap seluruh insan sepak bola.

Bersama PSSI melalui Komite Wasit, I.League terus melakukan berbagai langkah konkret guna memastikan setiap pertandingan berjalan profesional dan transparan. 

Salah satu langkah penting yang sudah diterapkan adalah penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk meningkatkan akurasi keputusan wasit sekaligus menjaga keadilan dalam pertandingan.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dibuat geleng-geleng saat memperkenalkan Wakil Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa yang ternyata kenal dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan jajarannya. [Dok. IG/erick thohir]
Ketua Umum PSSI Erick Thohir dibuat geleng-geleng saat memperkenalkan Wakil Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa yang ternyata kenal dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan jajarannya. [Dok. IG/erick thohir]

Tak hanya itu, I.League juga mendukung peningkatan kualitas wasit dengan menggandeng tenaga ahli internasional. 

Salah satunya melalui kerja sama dengan instruktur perwasitan asal Jepang yang didatangkan untuk membantu pelatihan berkelanjutan serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit di Indonesia.

Di sisi lain, I.League menunjukkan sikap tegas terhadap isu rasisme yang mencoreng kompetisi. 

Menyusul insiden dalam laga antara Dewa United Banten FC melawan Persib Bandung di ajang BRI Super League, serta pertandingan Elite Pro Academy (EPA) yang melibatkan pemain Timnas U-20, I.League menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam menolak segala bentuk rasisme.

Sepak bola, menurut I.League, harus menjadi ruang yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas, saling menghargai, dan persatuan. 

Oleh karena itu, segala bentuk rasisme dinyatakan tidak memiliki tempat dalam sepak bola Indonesia.

baca juga

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa komitmen terhadap fair play tidak hanya terbatas pada aspek teknis pertandingan, tetapi juga mencakup nilai-nilai fundamental yang harus dijaga bersama.

“Kami bersama Komite Wasit PSSI terus berupaya memastikan setiap pertandingan berjalan adil dan profesional, baik melalui penerapan VAR maupun peningkatan kualitas wasit dengan dukungan expert internasional," kata Ferry Paulus di laman I.League. 

"Namun lebih dari itu, kami menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi rasisme dalam sepak bola Indonesia. Ini adalah komitmen bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen,” ujar Ferry Paulus.

Ferry juga menekankan pentingnya pembinaan karakter pemain sebagai fondasi dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami mendorong seluruh klub untuk terus menanamkan nilai fair play, toleransi, disiplin, serta penghormatan kepada wasit sejak usia dini," jelasnya.

"Prestasi tidak hanya diukur dari kemampuan di lapangan, tetapi juga dari sikap dan karakter pemain," sambungnya.

Ke depan, I.League akan terus mengintensifkan sosialisasi terkait anti-rasisme, anti-kekerasan, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi kompetisi. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter pemain sekaligus menciptakan ekosistem sepak bola nasional yang lebih sehat.

Komitmen tersebut berlaku di seluruh level kompetisi, mulai dari pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy (EPA), hingga kasta tertinggi seperti Super League dan Championship.

I.League pun menegaskan bahwa prestasi sejati dalam sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga oleh karakter, integritas, serta sikap saling menghormati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC

Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 20:50 WIB

Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?

Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 19:50 WIB

Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!

Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 12:01 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×