Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 13:59 WIB
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
Sosok Ricky Kambuaya (Instagram/@richardo_r55)
  • Kasus rasisme terjadi pada pemain Bhayangkara FC di EPA U-20 serta dialami gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya.
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa tindakan rasisme tidak memiliki tempat dalam dunia sepak bola Indonesia.
  • PSSI mendesak penguatan pembinaan karakter dan kampanye anti-rasisme bagi pemain muda agar tercipta lingkungan kompetisi yang positif.

Suara.com - Gelombang kasus rasisme kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengaku prihatin melihat fenomena tersebut yang kini merambah hingga level usia muda.

Dalam beberapa waktu terakhir, sorotan terhadap sepak bola nasional justru lebih banyak datang dari sisi negatif. Bukan prestasi yang menjadi pembahasan, melainkan berbagai insiden nonteknis, mulai dari kekerasan hingga rasisme.

Kasus terbaru terjadi di ajang EPA U-20. Insiden yang melibatkan Fadly Alberto saat membela Bhayangkara FC melawan Dewa United menyita perhatian publik. Aksi tendangan "kungfu" yang dilakukannya diduga dipicu perlakuan bernuansa rasis dari pemain lawan.

Tak hanya di level junior, persoalan serupa juga terjadi di level senior. Gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, menjadi korban serangan rasis melalui media sosial usai pertandingan Super League.

Komentar Erick Thohir

Erick Thohir. (pssi.org)
Erick Thohir. (pssi.org)

Melihat kondisi tersebut, Erick Thohir menegaskan tidak ada ruang bagi rasisme di sepak bola, baik di Indonesia maupun dunia.

"FIFA dan PSSI tidak membenarkan segala bentuk ucapan dan ungkapan rasisme di sepak bola, baik di kancah internasional maupun nasional," kata Erick dalam keterangannya.

"Sejak usia muda, pemain harus dibentuk dengan prinsip fair play, anti-rasisme, toleransi, disiplin, dan penghormatan kepada wasit. Prestasi tidak cukup hanya dengan skill. Prestasi harus ditopang karakter dan watak yang baik," lanjutnya.

Pembinaan Karakter Harus Diperkuat

Erick mendesak seluruh elemen sepak bola nasional untuk tidak tinggal diam. Menurutnya, edukasi dan kampanye anti-rasisme harus diperkuat secara serius dan berkelanjutan, terutama di level pembinaan usia muda.

"Kompetisi usia muda harus menjadi wadah tumbuhnya pemain yang lebih dewasa, matang, dan berkemampuan mumpuni," ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal tegas bahwa PSSI tidak ingin rasisme lagi dianggap sebagai isu pinggiran. Sepak bola Indonesia dituntut bukan hanya berprestasi, tetapi juga berbenah dalam nilai dan karakter.

"Karena itu, operator, klub, ofisial, dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan pembinaan karakter berjalan sekuat pembinaan teknik," tutup Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:45 WIB

Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi

Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 14:07 WIB

Nasib Fadly Alberto: Antara Ancaman Sanksi Berat dan Mimpi Lanjutkan Karier

Nasib Fadly Alberto: Antara Ancaman Sanksi Berat dan Mimpi Lanjutkan Karier

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 13:34 WIB

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:53 WIB

Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial

Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:46 WIB

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:39 WIB

Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib

Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:25 WIB

Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:05 WIB

Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA

Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:00 WIB

Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan

Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:56 WIB

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:50 WIB

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:45 WIB

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:39 WIB

John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif

John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB