- Pelatih Carlo Ancelotti memutuskan tidak menyertakan penyerang Chelsea, Joao Pedro, ke dalam skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026.
- Ancelotti mengakui Joao Pedro tampil impresif dengan mencetak 15 gol dan lima assist bagi Chelsea sepanjang musim kompetisi ini.
- Brasil lebih memilih nama-nama pemain seperti Vinicius Junior dan Neymar untuk mengisi posisi lini depan di Piala Dunia 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya buka suara terkait keputusannya tidak memasukkan Joao Pedro ke dalam skuad Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam konferensi pers, Ancelotti mengaku merasa sedih harus mencoret penyerang Chelsea tersebut meski tampil impresif sepanjang musim ini.
“Ada karakteristik individu dari para pemain. Jelas kami sedih untuk Joao Pedro, karena dengan musim yang ia jalani di Eropa, dia mungkin pantas berada dalam daftar ini,” kata Ancelotti dilansir dari Sportbible.
“Sayangnya, dengan penuh kesadaran, rasa hormat, dan pertimbangan yang matang, kami memilih pemain lain. Kami merasa menyesal untuk Joao Pedro, seperti juga kepada semua pemain lainnya,” lanjut pelatih asal Italia tersebut.
Joao Pedro gagal masuk dalam daftar 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026 meski tampil tajam bersama Chelsea musim ini.
Penyerang berusia 24 tahun itu mencatatkan 15 gol dan lima assist dalam 34 pertandingan Liga Inggris usai didatangkan dari Brighton & Hove Albion.
Ancelotti sendiri memilih nama-nama seperti Vinicius Junior, Raphinha, Neymar, Gabriel Martinelli, hingga Endrick untuk mengisi lini depan Brasil.