-
Arsenal menjadwalkan parade juara Liga Inggris musim 2025/2026 di Islington pada Minggu, 31 Mei.
-
Pesta juara digelar satu hari setelah laga final Liga Champions melawan juara bertahan PSG.
-
Gelar liga ke-14 ini resmi mengakhiri masa penantian panjang klub selama 22 tahun.
Suara.com - Raksasa London Utara Arsenal resmi mengumumkan jadwal parade perayaan gelar juara Liga Inggris musim ini pada pekan depan. Langkah ini diambil setelah skuad asuhan Mikel Arteta mengunci takhta domestik tertinggi sebelum laga pamungkas selesai.
Perayaan bersejarah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 31 Mei, di sepanjang jalan wilayah distrik Islington. Momen ini menjadi puncak penantian panjang publik Emirates setelah puasa gelar liga selama dua dekade terakhir.
Pihak manajemen klub mengonfirmasi bahwa iring-iringan trofi akan dimulai tepat pukul 14.00 waktu setempat. Langkah cepat ini mencerminkan optimisme tinggi klub yang sedang berada di ambang mencetak rekor double winners.
![8 Angka Ajaib yang Bawa Arsenal Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris 22 Tahun. [Dok. IG Arsenal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/20/14210-arsenal.jpg)
"Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan merayakan gelar juara bersama para suporter dan komunitas dalam sebuah parade spesial di wilayah Islington, mulai pukul 14.00 waktu setempat pada Minggu, 31 Mei," tulis Arsenal, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Manajemen The Gunners juga mengimbau masyarakat sekitar untuk mengantisipasi rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung.
Penutupan akses jalan raya dan pembatasan area parkir dipastikan akan memengaruhi mobilitas reguler di kota London.
"Kami berharap kalian bisa ikut bergabung dalam perayaan ini. Warga lokal dan pelaku usaha diimbau untuk mengetahui bahwa acara ini akan menyebabkan gangguan di sejumlah wilayah, termasuk penutupan jalan dan pembatasan parkir. Aktivitas mobilitas di sekitar rute parade juga kemungkinan akan terganggu," tulis Arsenal.

Hingga kini detail mengenai rute spesifik iring-iringan bus atap terbuka tersebut masih terus dimatangkan.
Pendukung setia dapat memantau perkembangan rute jalan secara berkala melalui platform digital resmi Arsenal.
Agenda selebrasi akbar ini diletakkan hanya berselang satu hari setelah pertempuran krusial di kancah Eropa.
Klub berjuluk Meriam London tersebut harus terlebih dahulu terbang menuju Budapest untuk melakoni final Liga Champions.
Partai puncak melawan Paris Saint-Germain dijadwalkan bergulir di Hungaria pada Sabtu, 30 Mei malam.
Jika berhasil menang, parade di Islington akan berubah menjadi pesta penyambutan dua trofi raksasa sekaligus.
Kepastian takhta juara musim ini diperoleh setelah keunggulan poin Arsenal sudah tidak mungkin terkejar lagi.
Kemenangan tipis satu gol tanpa balas atas Burnley di Stadion Emirates menjadi penentu runtuhnya dominasi pesaing.
Pada saat bersamaan, sang rival terdekat Manchester City justru tertahan imbang saat bertandang ke markas Bournemouth.
Hasil minor kompetitor langsung mengunci perolehan 82 poin milik Meriam London di puncak klasemen sementara.
Koleksi poin tersebut sudah aman dari kejaran skuad Manchester City yang tertahan dengan raihan 78 poin.
Trofi terbaru ini sekaligus menjadi gelar liga ke-14 sepanjang sejarah panjang berdirinya klub London ini.
Pencapaian fantastis ini sekaligus menyudahi masa kering gelar liga utama yang berlangsung selama 22 tahun.
Terakhir kali Arsenal mencicipi takhta tertinggi adalah saat era emas skuad "Invincibles" tahun 2004 silam.
Kunci utama keberhasilan taktik Mikel Arteta musim ini terletak pada kokohnya lini pertahanan garis belakang.
Kiper dan bek Meriam London sukses mencatatkan rekor impresif berupa 19 pertandingan tanpa kebobolan.
Tidak hanya kuat bertahan, produktivitas lini serang mereka juga menjadi yang tersubur kedua di kompetisi domestik.
Sebelum menutup musim, Arsenal masih menyisakan satu laga seremonial terakhir melawan klub Crystal Palace.
Keberhasilan menjuarai Liga Inggris musim 2025/2026 menempatkan Arsenal di posisi ketiga kolektor gelar terbanyak sepanjang masa. Secara keseluruhan, klub legendaris ini sekarang telah mengoleksi total 32 trofi mayor di lemari juara mereka.
Kini fokus penuh dialihkan pada misi merebut trofi Liga Champions pertama dalam 139 tahun sejarah berdiri. Menghadapi sang juara bertahan Paris Saint-Germain di Budapest menjadi ujian akhir pembuktian generasi baru The Gunners.
