-
Timnas Argentina menghadapi krisis kebugaran massal yang menimpa Lionel Messi dan sejumlah pemain pilar.
-
Pelatih Lionel Scaloni memanggil banyak pemain muda untuk mengantisipasi perubahan skuad sebelum tenggat FIFA.
-
Argentina dijadwalkan membuka laga Grup J melawan Aljazair di Kansas City pasca-laga uji coba.
Suara.com - Ambisi Timnas Argentina untuk mempertahankan gelar juara di Piala Dunia 2026 kini menghadapi tembok besar akibat krisis kebugaran pemain.
Pelatih kepala Lionel Scaloni harus memutar otak lebih keras karena problem timnya jauh melampaui kondisi kapten mereka, Lionel Messi.
Kondisi otot paha belakang (hamstring) bintang Inter Miami CF tersebut dipastikan tidak akan menggagalkan partisipasinya dalam Piala Dunia keenamnya.
![Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni saat menghadiri konferensi pers pasca laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam WIB. [PSSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/06/20/81474-pelatih-timnas-argentina-lionel-scaloni.jpg)
Namun, Scaloni mengonfirmasi bahwa Messi dipastikan gagal mencapai tingkat kebugaran tertinggi saat pemusatan latihan di Buenos Aires dimulai.
"Pembaruan awal tidak sepenuhnya buruk. Sekarang, kami harus menunggu untuk melihat bagaimana perkembangannya, sambil menunggu hasil tes lebih lanjut untuk melihat apakah mereka mengonfirmasi laporan medis awal," kata dia dikutip dari ESPN, Rabu (27/5/2026).
Messi sendiri terpaksa keluar lapangan pada menit ke-73 saat membela klubnya akhir pekan lalu akibat kelelahan otot.
Tantangan terbesar Scaloni sebenarnya terletak pada lini pertahanan dan sektor vital lain yang keropos secara bersamaan.
![Lionel Messi mengalami masalah kaki saat membela Inter Miami jelang Piala Dunia 2026. Pelatih Guillermo Hoyos minta tim tak mengambil risiko besar. [Dok. IG Lionel Messi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/26/85139-lionel-messi.jpg)
"Kita semua berharap Messi bisa bergabung dengan skuad dalam kondisi sepenuhnya bugar, tetapi itu bukan kenyataannya. Bukan hanya dia; banyak pemain yang belum pulih sepenuhnya dari cedera. Prioritas utama kami sekarang adalah rehabilitasi mereka untuk memastikan mereka mencapai Piala Dunia dalam kondisi puncak."
Kekhawatiran sektor penjaga gawang muncul setelah Emiliano Martinez mengalami cedera retak tulang jari manis tangan kanan.
Meski demikian, kiper Aston Villa ini diproyeksikan tetap siap mengawal gawang Argentina pada laga perdana.
Di lini belakang, bek Tottenham Cristian Romero juga sedang berkejaran dengan waktu untuk memulihkan cedera ligamen lutut.
Kondisi ini diperparah dengan cedera otot yang membekap dua bek kanan utama, Nahuel Molina dan Gonzalo Montiel.
Masalah tidak berhenti di sana karena lini tengah dan penyerangan juga kehilangan pilar penting mereka akibat cedera lutut dan robek otot.
Nico Paz dan Nicolas Gonzalez kini sedang berada dalam fase akhir perawatan medis bersama klub masing-masing.
Semua pemain yang cedera ini dipastikan tidak akan turun dalam laga uji coba pemanasan mendatang.
Scaloni menegaskan penilaian final terhadap kondisi fisik mereka akan terus dilakukan hingga batas waktu pendaftaran FIFA.
Merespons situasi kritis ini, manajemen tim memutuskan memanggil sejumlah darah muda dari liga domestik dan Eropa.
Para pemain baru ini diplot untuk mengisi kekosongan posisi dalam laga persahabatan melawan Honduras dan Islandia.
"Terlepas dari fakta bahwa mereka masih muda dan kami melihat mereka sebagai calon pemain tim nasional masa depan, kami memanggil mereka karena sesuatu bisa terjadi antara waktu daftar skuad awal difinalisasi dan pertandingan pertama kami. Itu adalah periode di mana kami masih memiliki jendela untuk melakukan perubahan."
Nama-nama baru seperti Santiago Beltran, Joaquin Freitas, hingga Nicolas Capaldo kini resmi masuk ke dalam daftar perluasan skuad.
Langkah ini diambil demi memitigasi risiko buruk jika proses pemulihan pemain inti berjalan lambat.
Sebagai bagian dari persiapan akhir, skuad berjuluk Albiceleste ini akan segera bertolak menuju markas latihan di Kansas City.
Laga perdana Grup J melawan Aljazair akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad racikan Scaloni.
Latar belakang dari situasi ini bermasalah pada padatnya kalender kompetisi klub yang menguras fisik para pemain pilar Argentina sepanjang musim.
Turnamen akbar yang menyisakan waktu mepet memaksa tim medis bergerak cepat demi menyelamatkan target mempertahankan trofi emas.
