- Manajemen Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza beserta seluruh staf kepelatihannya setelah evaluasi menyeluruh.
- Keputusan ini diambil karena Mauricio Souza gagal memenuhi target utama yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja sama tim.
- Persija kini mencari pelatih baru untuk menargetkan gelar juara pada musim 2026/2027 bertepatan dengan HUT ke-500 Jakarta.
Selain itu, Persija juga tampil dengan identitas permainan yang lebih kuat, agresif, dan dominan di banyak pertandingan.
Permainan menyerang yang konsisten membuat Persija beberapa kali tampil meyakinkan saat menghadapi lawan-lawannya sepanjang musim kompetisi.
Namun, pencapaian tersebut rupanya belum cukup untuk memenuhi target yang sudah tertuang dalam kontrak Mauricio Souza bersama Persija.
Faktor itu menjadi alasan utama manajemen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.
Tak hanya Mauricio Souza, Persija juga resmi berpisah dengan jajaran staf kepelatihannya, yakni Italo Bartole Resende sebagai asisten pelatih, Vitor Branco da Cruz selaku pelatih fisik, Gerson Rodrigues Rios sebagai pelatih kiper, Caio Araujo sebagai analis tim, serta Claudio Luzardi yang bertugas sebagai interpreter.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujar Prapanca.
“Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tuturnya.