Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik

Pebriansyah Ariefana

Senin, 01 Juni 2026 | 19:03 WIB
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
Timnas Haiti
baca 10 detik
  • Skuad Timnas Haiti berhasil lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir.

  • Keberhasilan ini diraih di tengah hancurnya fasilitas olahraga domestik akibat pendudukan geng bersenjata.

  • Sepak bola menjadi alternatif krusial untuk menyelamatkan anak-anak Haiti dari rekrutmen milisi kriminal.

Ekonomi keluarganya yang sulit sempat membuat Pierre putus asa sebelum akhirnya mendapatkan beasiswa sekolah lewat jalur sepak bola.

"Ada momen di mana saya merasa tidak akan pernah mencapai titik ini karena keadaan sangat sulit, saya tidak punya dukungan, tidak punya apa-apa," tutur Pierre lewat panggilan Zoom.

Dia menambahkan, "Saya tidak tumbuh di keluarga kaya, ibu saya seorang pedagang kaki lima, dan ayah saya selalu melakukan pekerjaan serabutan. Sepak bola adalah semua yang saya miliki."

Kini Pierre bermain untuk Violette Athletic Club dan berhasil membawa klubnya juara di stadion Parc Sainte-Therese, oase kecil yang belum jatuh ke tangan geng.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Haiti terus berupaya membangun fasilitas baru sebagai benteng pertahanan anak-anak dari rekruetmen milisi bersenjata.

Langkah ini mendesak dilakukan mengingat data PBB menunjukkan bahwa separuh dari anggota geng kriminal di Haiti merupakan anak-anak di bawah umur.

"Itu membunuh kami, setiap kali kami melihat seorang anak membawa senjata," aku Louis Alex Francois, Direktur Komunikasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Haiti.

Dia melanjutkan, "Doa kami (adalah) agar kerusuhan itu berhenti sehingga kami bisa bersama para pemuda dan anak-anak, untuk menawarkan mereka alternatif yang lebih baik, masa depan yang lebih baik."

Mantan agen Pierre yang berbasis di Prancis, Jerome Salbert, menyebut kondisi ekstrem tanah kelahiran justru membentuk ketangguhan mental sang pemain.

baca juga

"Fakta bahwa dia lahir di lingkungan yang keras di Haiti… dia mengembangkan mentalitas seorang pejuang," jelas Salbert.

Salbert mengonfirmasi bahwa krisis kemanusiaan akut di Haiti membuat proses transfer pemain lokal ke klub luar negeri menjadi sangat rumit.

"Fakta bahwa negara ini (dalam) krisis kemanusiaan, terkadang Anda bisa menghadapi banyak ketidakstabilan dengan para pemain… karena mereka muda, mereka tidak mudah percaya, terkadang mereka tinggal dengan geng di sekitar rumah mereka," papar Salbert lagi.

Konflik bersenjata di Haiti eskalasinya meningkat drastis setelah peristiwa pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada tahun 2021 silam.

Kekosongan kekuasaan dimanfaatkan oleh faksi-faksi kriminal untuk menguasai infrastruktur vital, termasuk membakar Pusat Sasaran FIFA tahun ini.

Deedson sendiri harus mendapati rumah masa kecilnya di Port-au-Prince hangus terbakar akibat serangan brutal salah satu geng tahun lalu.

"Itu adalah segalanya bagi saya sebagai seorang anak muda untuk bisa pergi ke sekolah bersama teman-teman saya dan bermain sepak bola dua kali sehari, setiap hari," kenang Deedson.

Dia menutup pembicaraan dengan keprihatinan mendalam atas nasib generasi penerus di negaranya yang kehilangan panggung.

"Saya tahu ada banyak anak-anak Haiti yang sangat bagus dan mereka hanya ingin kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ada banyak bakat di sana yang terbuang sia-sia saat ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati

Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 18:26 WIB

Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah

Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 16:00 WIB

Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?

Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×