- Pemain asing asal Brasil, Allano Lima, resmi berpisah dengan Persija Jakarta pada Senin, 1 Juni 2026 mendatang.
- Perpisahan terjadi karena manajemen Persija melakukan perubahan tim setelah tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza.
- Selama musim 2025/2026, Allano mencatatkan sembilan gol dan sembilan assist sebagai kontribusi nyata bagi skuad Macan Kemayoran.
Suara.com - Persija Jakarta dipastikan berpisah dengan salah satu pemain asing andalannya, Allano Lima, menjelang bergulirnya musim baru.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pemain asal Brasil itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (1/6/2026).
Kabar ini menjadi perhatian para pendukung Macan Kemayoran mengingat Allano merupakan salah satu pemain yang tampil konsisten sepanjang Super League 2025/2026.
Dalam unggahannya, pemain berusia 31 tahun tersebut menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada klub dan para suporter.
"Untuk keluarga besar Persija Jakarta yang saya cintai, untuk Jakmania yang saya sayangi, hari ini saya harus menulis salah satu kata perpisahan tersulit dalam karier saya. Mengenakan jersey Persija Jakarta adalah sebuah kehormatan dan keistimewaan yang akan selalu saya bawa di dalam hati selamanya," kata Allano Lima di Instagram miliknya.
![Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) sore WIB. [Dok. Persija]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/62507-duel-persija-jakarta-vs-persib-bandung-allano-lima.jpg)
Allano juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Jakmania yang menurutnya selalu memberikan dukungan luar biasa sejak hari pertama dirinya bergabung dengan Persija.
"Sejak hari pertama, saya merasakan intensitas dan cinta tanpa syarat yang kalian, para pendukung, bawa di setiap pertandingan. Kalian, tanpa ragu, adalah jiwa dari klub ini," ujar Allano memuji dukungan The Jakmania.
Perpisahan ini disebut-sebut berkaitan dengan perubahan yang tengah dilakukan manajemen Persija. Salah satu faktor yang diyakini berpengaruh adalah keputusan klub untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza.
Pasalnya, Allano merupakan bagian dari sejumlah pemain Brasil yang didatangkan pada era kepelatihan Souza.
Allano Akui Ingin Bertahan di Persija
Meski harus meninggalkan Jakarta, Allano mengaku sangat menikmati masa-masanya bersama Persija. Ia bahkan menegaskan bahwa keinginannya adalah tetap bertahan dan melanjutkan perjuangan bersama tim ibu kota.
"Saya ingin berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada klub karena telah membukakan pintu bagi saya, dan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyambut saya dan membuat saya merasa seperti di rumah sendiri."
"Saya pergi dengan rasa sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meskipun keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya, keputusan akhir tidak berada di tangan saya."
Selama memperkuat Persija pada musim 2025/2026, Allano memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Ia berhasil mencetak sembilan gol dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga tim setelah Maxwell Souza yang mengoleksi 16 gol serta Gustavo Almeida dengan 11 gol.
Tak hanya produktif di depan gawang lawan, Allano juga menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak di skuad Macan Kemayoran. Sepanjang musim lalu, ia sukses mencatatkan sembilan assist dan berperan besar dalam membangun serangan Persija.
Minta Maaf Belum Persembahkan Gelar Juara
Di penghujung pesan perpisahannya, Allano turut menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Persija karena belum mampu membantu tim meraih gelar juara liga.
"Saya dengan tulus memohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin telah saya perbuat dan karena belum bisa mewujudkan mimpi untuk menjuarai liga."
"Percayalah, saya selalu memberikan kemampuan terbaik saya, memeras keringat demi jersey ini hingga detik terakhir, meskipun takdir tidak mengizinkan kita untuk mengangkat trofi yang sangat kita inginkan itu."
Meski kebersamaannya dengan Persija telah berakhir, Allano memastikan bahwa dirinya akan tetap mengikuti perjalanan klub yang pernah dibelanya tersebut.
"Saya membawa pulang kenangan dan pelajaran luar biasa yang akan melekat seumur hidup. Saya akan selalu mendukung klub ini dari mana pun saya berada. Terima kasih atas segalanya, Persija. Terima kasih, Indonesia. Kalian akan selalu menjadi bagian dari diri saya," pungkasnya.