Dampak instan kedatangan Carrick juga dirasakan betul oleh penyerang Setan Merah, Matheus Cunha.
Cunha menilai Carrick berhasil menghidupkan kembali identitas asli klub yang menuntut keberanian di lapangan.
"Ini luar biasa," ungkap Cunha kepada ESPN.
"Sejujurnya, ini sangat berdampak. Dia melihat kami sekarang dan Anda sudah ingin memiliki hasil yang sama seperti yang dia miliki."
"Tetapi dia adalah seseorang yang terus-menerus mencoba menularkan akar dari apa itu Manchester, tentang apa artinya tiba di Old Trafford dan memenangkan pertandingan, dan merasakan getaran dari para penggemar yang mendorong Anda dan mendorong tim, terlepas dari apa pun yang terjadi."
"Dia banyak bercanda karena Manchester [United] harus memiliki adrenalin yang berbeda untuk bermain, kami harus bermain dengan risiko. Dan saya pikir itu sangat indah, terutama untuk membawa kembali momen-momen kejayaan itu untuk menyelamatkan periode yang sangat dia ketahui, yang sangat dia ikuti."
"Saya pikir dia menyampaikannya kepada kami dengan cara yang sangat emosional, sejujurnya, hal itu menyentuh kami sehingga kami juga secara perlahan menempatkan kerikil di kastil kami sehingga kami dapat membangunnya juga," pungkasnya.
Raksasa Premier League, Manchester United, sempat limbung di awal musim pasca pemecatan manajer sebelumnya, Ruben Amorim.
Kehadiran Michael Carrick sebagai juru taktik interim memberikan stabilitas instan yang mengubah peta persaingan mereka di liga.
Di bawah kendali Carrick, performa para pemain kunci kembali menanjak hingga berhasil mengamankan posisi tiga besar klasemen akhir.
Kembalinya MU ke kompetisi kasta tertinggi Eropa memicu motivasi baru bagi pilar penting seperti Bruno Fernandes untuk berburu gelar prestisius.