- Pelatih Thomas Tuchel mengizinkan pasangan pemain bergabung lebih awal di Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026.
- Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan mental pemain guna menghadapi tantangan cuaca ekstrem selama masa persiapan turnamen.
- Timnas Inggris menjalani program adaptasi cuaca khusus serta latihan intensif sebelum memulai laga kompetisi pada Juni mendatang.
Suara.com - Timnas Inggris mengambil langkah tidak biasa menjelang Piala Dunia 2026.
Pelatih Thomas Tuchel memutuskan mengizinkan pasangan para pemain atau WAGs bergabung lebih awal di Amerika Serikat guna membantu skuad menghadapi tekanan dan cuaca ekstrem selama persiapan turnamen.
Kebijakan tersebut menjadi terobosan baru dalam tradisi Timnas Inggris.
Biasanya, keluarga dan pasangan pemain baru bergabung setelah turnamen berjalan atau pada fase tertentu kompetisi.
Mayoritas pemain Inggris dijadwalkan terbang ke Florida pada awal Juni sebelum menjalani serangkaian laga pemanasan.
Pemain Inggris akan menghadapi kondisi cuaca yang berat dengan suhu mencapai 34 derajat Celsius dan tingkat kelembapan hingga 80 persen.
Thomas Tuchel menilai kehadiran keluarga dan pasangan dapat membantu menjaga keseimbangan mental pemain selama menjalani pemusatan latihan panjang di Amerika Serikat.

"Kami akan pergi lebih awal ke Amerika Serikat, mungkin lebih cepat dibandingkan tim lain. Kami ingin beradaptasi dengan panas dan kelembapan," kata Tuchel dilansir dari The Sun.
"Kami akan memiliki kamp lebih awal yang memungkinkan kombinasi yang baik antara waktu luang, waktu bersama keluarga dan teman, serta sepak bola," lanjut pelatih asal Jerman tersebut.
Beberapa pasangan pemain yang diperkirakan hadir antara lain pasangan Jude Bellingham, Ashlyn Castro, tunangan Bukayo Saka, Tolami Benson, serta istri Ollie Watkins, Ellie Alderson.
Selain itu, kekasih Kobbie Mainoo, Layla Roye, dan istri John Stones, Olivia Stones, juga disebut berpeluang mendampingi para pemain selama persiapan.
Meski demikian, federasi tetap menerapkan aturan ketat.
Para pasangan tidak akan menginap bersama skuad karena hotel tim hanya diperuntukkan bagi pemain dan staf pelatih.
Para WAGs akan bertemu dalam kegiatan santai di luar sesi latihan sebagai bagian dari program relaksasi yang dirancang tim pelatih.
Pendekatan ini diyakini dapat membantu para pemain menjaga fokus sekaligus mengurangi tekanan menjelang turnamen terbesar dunia.