- Otoritas keamanan menjamin tidak ada penegakan hukum imigrasi sipil selama perhelatan Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
- Pihak berwenang menambah personel pengamanan khusus untuk mengantisipasi ketegangan geopolitik pada pertandingan yang melibatkan tim nasional Iran.
- FBI menerapkan larangan terbang bagi drone di seluruh lokasi pertandingan dengan kebijakan tegas menjatuhkan pelanggar aturan keamanan.
Suara.com - Otoritas keamanan Amerika Serikat memastikan tidak akan ada operasi penegakan hukum imigrasi sipil selama pertandingan dan rangkaian acara Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
Kepastian ini disampaikan setelah muncul kekhawatiran dari pekerja stadion dan komunitas imigran terkait kemungkinan kehadiran agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) selama turnamen berlangsung.
Sheriff Los Angeles County, Robert Luna, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan pejabat federal terkait isu tersebut.
Menurutnya, petugas federal tetap akan terlibat dalam pengamanan turnamen, tetapi bukan untuk melakukan razia imigrasi.
"Beberapa minggu lalu muncul laporan dan rumor mengenai kemungkinan kehadiran ICE di pertandingan atau acara FIFA. Saya menghubungi langsung pimpinan Homeland Security wilayah Los Angeles," ujar Luna dilansir dari Aljazeera.
Ia menegaskan bahwa pihak federal telah memberikan jaminan bahwa tidak akan ada tindakan penegakan hukum imigrasi sipil di stadion maupun area resmi turnamen.
![Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/01/42223-logo-piala-dunia-2026.jpg)
"Mereka mengatakan secara spesifik bahwa penegakan hukum imigrasi sipil tidak akan dilakukan di pertandingan mana pun," kata Luna.
Keputusan tersebut disambut positif oleh para pekerja stadion yang sebelumnya sempat mengancam mogok kerja apabila agen ICE diterjunkan selama turnamen.
Para pekerja menilai kehadiran petugas imigrasi dapat menciptakan ketakutan di kalangan pekerja maupun suporter.
"ICE seharusnya tidak memiliki peran dalam ajang ini. Kami tidak ingin hidup dalam ketakutan saat bekerja atau takut ditahan ketika pulang," kata seorang pekerja stadion bernama Isaac Martinez dalam aksi protes beberapa waktu lalu.
Los Angeles akan menjadi salah satu kota terpenting dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Stadion SoFi, yang selama turnamen akan disebut Los Angeles Stadium, dijadwalkan menjadi tuan rumah laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay pada 12 Juni.
Pengamanan Khusus untuk Laga Iran
Selain isu imigrasi, aparat keamanan juga menyiapkan pengamanan tambahan untuk pertandingan yang melibatkan Iran.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran dalam beberapa bulan terakhir.
Iran dijadwalkan memainkan dua dari tiga pertandingan fase grupnya di Los Angeles, wilayah yang memiliki populasi diaspora Iran terbesar di luar negeri.
"Iran membawa dinamika yang berbeda karena situasi global saat ini. Karena itu akan ada tambahan personel keamanan pada beberapa pertandingan tersebut," ujar Luna.
Pihak berwenang memperkirakan kemungkinan munculnya aksi demonstrasi maupun kegiatan politik di sekitar stadion dan zona penggemar selama laga Iran berlangsung.
Larangan Ketat Penggunaan Drone
FBI juga mengumumkan penerapan pembatasan penerbangan sementara di sekitar seluruh venue Piala Dunia.
Drone yang memasuki zona larangan terbang akan langsung ditindak.
Asisten Direktur FBI, Patrick Grandy, menegaskan pihaknya memiliki kemampuan untuk menjatuhkan drone yang melanggar aturan ke lokasi aman yang jauh dari kerumunan penonton.
"Kami akan terus memantau area di sekitar fasilitas pertandingan untuk mencari pelanggaran terhadap pembatasan penerbangan sementara. Kami menerapkan kebijakan tanpa toleransi," tegas Grandy.