Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026

Galih Prasetyo

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:52 WIB
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
Simak profil lengkap Timnas Iran, sang raksasa Asia yang siap mengguncang Piala Dunia dengan duet maut Mehdi Taremi dan Sardar Azmoun di lini depan. (FIFA)
baca 10 detik
  • Otoritas keamanan menjamin tidak ada penegakan hukum imigrasi sipil selama perhelatan Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
  • Pihak berwenang menambah personel pengamanan khusus untuk mengantisipasi ketegangan geopolitik pada pertandingan yang melibatkan tim nasional Iran.
  • FBI menerapkan larangan terbang bagi drone di seluruh lokasi pertandingan dengan kebijakan tegas menjatuhkan pelanggar aturan keamanan.

Suara.com - Otoritas keamanan Amerika Serikat memastikan tidak akan ada operasi penegakan hukum imigrasi sipil selama pertandingan dan rangkaian acara Piala Dunia 2026 di Los Angeles.

Kepastian ini disampaikan setelah muncul kekhawatiran dari pekerja stadion dan komunitas imigran terkait kemungkinan kehadiran agen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) selama turnamen berlangsung.

Sheriff Los Angeles County, Robert Luna, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan pejabat federal terkait isu tersebut.

Menurutnya, petugas federal tetap akan terlibat dalam pengamanan turnamen, tetapi bukan untuk melakukan razia imigrasi.

"Beberapa minggu lalu muncul laporan dan rumor mengenai kemungkinan kehadiran ICE di pertandingan atau acara FIFA. Saya menghubungi langsung pimpinan Homeland Security wilayah Los Angeles," ujar Luna dilansir dari Aljazeera.

Ia menegaskan bahwa pihak federal telah memberikan jaminan bahwa tidak akan ada tindakan penegakan hukum imigrasi sipil di stadion maupun area resmi turnamen.

Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]
Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]

"Mereka mengatakan secara spesifik bahwa penegakan hukum imigrasi sipil tidak akan dilakukan di pertandingan mana pun," kata Luna.

Keputusan tersebut disambut positif oleh para pekerja stadion yang sebelumnya sempat mengancam mogok kerja apabila agen ICE diterjunkan selama turnamen.

Para pekerja menilai kehadiran petugas imigrasi dapat menciptakan ketakutan di kalangan pekerja maupun suporter.

baca juga

"ICE seharusnya tidak memiliki peran dalam ajang ini. Kami tidak ingin hidup dalam ketakutan saat bekerja atau takut ditahan ketika pulang," kata seorang pekerja stadion bernama Isaac Martinez dalam aksi protes beberapa waktu lalu.

Los Angeles akan menjadi salah satu kota terpenting dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Stadion SoFi, yang selama turnamen akan disebut Los Angeles Stadium, dijadwalkan menjadi tuan rumah laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay pada 12 Juni.

Pengamanan Khusus untuk Laga Iran

Selain isu imigrasi, aparat keamanan juga menyiapkan pengamanan tambahan untuk pertandingan yang melibatkan Iran.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran dalam beberapa bulan terakhir.

Iran dijadwalkan memainkan dua dari tiga pertandingan fase grupnya di Los Angeles, wilayah yang memiliki populasi diaspora Iran terbesar di luar negeri.

"Iran membawa dinamika yang berbeda karena situasi global saat ini. Karena itu akan ada tambahan personel keamanan pada beberapa pertandingan tersebut," ujar Luna.

Pihak berwenang memperkirakan kemungkinan munculnya aksi demonstrasi maupun kegiatan politik di sekitar stadion dan zona penggemar selama laga Iran berlangsung.

Larangan Ketat Penggunaan Drone

FBI juga mengumumkan penerapan pembatasan penerbangan sementara di sekitar seluruh venue Piala Dunia.

Drone yang memasuki zona larangan terbang akan langsung ditindak.

Asisten Direktur FBI, Patrick Grandy, menegaskan pihaknya memiliki kemampuan untuk menjatuhkan drone yang melanggar aturan ke lokasi aman yang jauh dari kerumunan penonton.

"Kami akan terus memantau area di sekitar fasilitas pertandingan untuk mencari pelanggaran terhadap pembatasan penerbangan sementara. Kami menerapkan kebijakan tanpa toleransi," tegas Grandy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09 WIB

Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total

Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:39 WIB

Daftar Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Rekor 11 Detik Hakan Sukur Belum Tersentuh

Daftar Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Rekor 11 Detik Hakan Sukur Belum Tersentuh

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:40 WIB

Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia

Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:35 WIB

Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026

Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×