- John Herdman resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia untuk persiapan menghadapi turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 mendatang.
- Egy Maulana Vikri merasa optimistis dengan metode kepelatihan teliti dan disiplin yang diterapkan Herdman dalam sesi latihan.
- Timnas Indonesia menerapkan kebijakan pemisahan skuad antara pemain domestik untuk Piala AFF dan pemain abroad untuk FIFA Matchday.
Suara.com - Kehadiran John Herdman sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia rupanya berhasil menyuntikkan optimisme tinggi ke dalam ruang ganti pemain.
Winger Dewa United Banten FC, Egy Maulana Vikri, secara terang-terangan menaruh harapan besar terhadap masa depan Skuad Garuda di bawah asuhan juru taktik asal Inggris tersebut.
Rasa optimisme itu mengakar kuat setelah Egy merasakan langsung sentuhan kepelatihan Herdman dalam sesi pemusatan latihan (training camp/TC) di Jakarta pada pekan lalu.
TC tersebut menjadi langkah awal persiapan Timnas Indonesia untuk menyongsong ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026 yang akan bergulir pada akhir Juli mendatang.
Terkesan dengan Ketelitian John Herdman
![John Herdman siapkan masterplan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Evaluasi pemain lokal dan padukan dengan diaspora Eropa dalam enam bulan ke depan. [Dok. KitaGaruda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/85579-john-herdman.jpg)
Di mata Egy, rekam jejak mentereng Herdman yang sukses membawa Timnas Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen sangat tercermin dari etos kerjanya di lapangan.
Ia melihat ada gairah dan ketelitian luar biasa yang dibawa sang pelatih ke tubuh tim nasional.
"Untuk coach John, dia pelatih yang sangat teliti dan sangat bergairah. Saya berharap banyak mendapat pengalaman dari dia. Semoga apa yang dia latih ke kita itu bisa tertanam di diri saya dan bisa saya jalankan setiap harinya," ungkap Egy kepada awak media.
Pemain berusia 25 tahun itu meyakini bahwa perpaduan kedisiplinan dan semangat yang ditularkan Herdman akan menjadi salah satu kunci kebangkitan sepak bola Indonesia.
"Dia pelatih yang sangat bagus. Saya rasa kita semua, pelatih juga, pemain-pemain sekarang juga, semoga kita akan sukses berada di tangan dia," imbuh Egy menaruh harapan besar.
Siap Tampil di Ajang Apa Pun
Menariknya, jelang padatnya agenda internasional, John Herdman menerapkan kebijakan pemisahan skuad.
Pemain yang berkarier di luar negeri (abroad) difokuskan untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026, sementara skuad Piala AFF 2026 lebih banyak diisi pemain dari kompetisi domestik, BRI Super League.
Meski saat ini diproyeksikan untuk skuad Piala AFF 2026 yang berada di luar kalender resmi FIFA, Egy sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Pemilik 29 caps bersama Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa pengabdian kepada negara tidak ditentukan oleh jenis turnamen yang diikuti.
"Sangat bagus sebagai pemain. Saya harus selalu menampilkan yang terbaik 100 persen ketika dipanggil pelatih siapa pun, ketika dipercaya pelatih siapa pun," ujar mantan pemain Lechia Gdansk tersebut.
"Sebagai pribadi saya sendiri, pasti di mana pun itu, apa pun itu, pertandingan apa pun itu, harus menampilkan yang terbaik untuk negara Indonesia," tegasnya.
Terkait peluang untuk mengamankan satu tempat di skuad utama Piala AFF 2026, Egy memilih bersikap realistis dan tidak ingin terburu-buru membuat prediksi.
"Saya rasa pertanyaan ini nanti akan saya jawab ketika kita mulai start untuk TC persiapan. Jadi saya bisa melihat pada saat itu," tutup Egy.