- Timnas Portugal mengalahkan Nigeria dengan skor 2-1 di Estadio Dr. Magalhaes Pessoa sebagai persiapan Piala Dunia 2026.
- Cristiano Ronaldo gagal memanfaatkan tiga peluang emas sehingga penampilannya mendapatkan sorotan negatif serta rating rendah dalam pertandingan tersebut.
- Francisco Conceicao mencetak gol kemenangan Portugal setelah memanfaatkan umpan Joao Cancelo untuk mengamankan keunggulan bagi tim asuhan Roberto Martinez.
Suara.com - Timnas Portugal sukses memetik kemenangan krusial 2-1 atas Nigeria sebagai modal berharga menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Namun, hasil positif tersebut diwarnai penampilan di bawah ekspektasi dari sang kapten, Cristiano Ronaldo.
Penyerang veteran itu menjadi sorotan setelah membuang tiga peluang emas yang seharusnya bisa membuat skuad Selecao das Quinas menang lebih nyaman.
Performa kurang maksimal mantan bintang Manchester United tersebut memaksa pemain muda berbakat, Francisco Conceicao, tampil sebagai pahlawan kemenangan di Estadio Dr. Magalhaes Pessoa.
Mimpi Buruk Ronaldo di Depan Gawang
Tanda-tanda frustrasi Cristiano Ronaldo sudah terlihat sejak laga baru berjalan dua menit ketika tembakan jarak jauhnya melenceng dari sasaran.
Di sisi lain, kiper Portugal, Diogo Costa, justru menjadi pemain pertama yang harus bekerja keras mengamankan sepakan Calvin Bassey dari luar kotak penalti.
Tak lama kemudian, Ronaldo kembali menyia-nyiakan peluang emas.
Pemain bernomor punggung tujuh itu berdiri bebas dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, tetapi tembakannya justru melebar dari sasaran.
Nigeria juga sempat mengancam melalui dua peluang beruntun dari Akor Adams dan Wilfred Ndidi yang belum menemui target.
Kombinasi Liga Inggris Pecah Kebuntuan
Portugal akhirnya memecah kebuntuan berkat kerja sama apik dua pemain yang merumput di Liga Inggris.
Diogo Dalot mengirim umpan tarik akurat yang diselesaikan Pedro Neto dengan tembakan menyusur tanah ke sudut bawah gawang.
Gol tersebut terasa spesial bagi Neto karena mengakhiri puasa golnya selama empat bulan di level kompetitif.
Gelombang serangan Portugal terus berlanjut saat tendangan voli Bruno Fernandes ditepis dengan susah payah oleh kiper Maduka Okoye.
Fernandes kemudian mengirim sepak pojok berbahaya yang disambut sundulan Cristiano Ronaldo, tetapi kembali gagal menghasilkan gol.
Nilai Rendah untuk Sang Kapten
Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut menjadi kesempatan besar ketiga yang terbuang dari kaki Ronaldo.
Penampilan kurang meyakinkan sang megabintang membuatnya hanya mendapatkan rating 6,3 dari situs statistik Flashscore.
Di sisi lain, penyelamatan gemilang Maduka Okoye atas tembakan Francisco Trincao membuka peluang serangan balik bagi Nigeria.
Akor Adams sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah bekerja sama dengan Fisayo Dele-Bashiru sebelum melepaskan tembakan kaki kiri terukur.
Conceicao Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, Roberto Martinez melakukan sembilan pergantian pemain sekaligus untuk menyegarkan permainan tim.
Joao Felix nyaris langsung memberikan dampak instan saat tembakan kerasnya membentur bagian bawah mistar gawang.
Meski bola terlihat hampir melewati garis gawang, peluang tersebut tidak disahkan menjadi gol.
Setelah permainan sempat berjalan alot, Portugal akhirnya kembali unggul.
Menerima umpan dari Joao Cancelo, Francisco Conceicao menunjukkan kualitas individunya dengan mengecoh bek lawan sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang dari sudut sempit.
Gol tersebut memastikan kemenangan Portugal sekaligus menutup laga dengan skor 2-1.
Modal Berharga Jelang Piala Dunia
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Portugal menjadi lima pertandingan beruntun, dengan rincian empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Catatan tersebut juga mempertegas dominasi mereka di kandang sendiri dengan sembilan kemenangan dari 10 laga terakhir.
Ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Roberto Martinez akan dimulai saat menghadapi Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Sementara itu, kekalahan ini mengakhiri catatan enam pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dirangkai Nigeria.
Tim berjuluk Super Eagles itu juga dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia setelah tersingkir pada fase kualifikasi oleh Republik Demokratik Kongo.