Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:50 WIB
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
Penyerang Timnas Paraguay Miguel Almiron (kiri). [AFP]
baca 10 detik
  • Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah langsung akibat regulasi penutupan mulut.

  • FIFA menerapkan aturan ketat ini untuk mendeteksi tindakan rasisme dan diskriminasi secara visual.

  • Sang pemain terancam hukuman minimal 10 laga jika terbukti melontarkan ucapan ofensif.

Suara.com - Kemenangan Timnas Paraguay atas Turki pada laga kedua Grup Piala Dunia 2026 harus dibayar mahal. Di balik keberhasilan meraih tiga poin penting, La Albirroja kini dihantui potensi kehilangan salah satu pemain kuncinya, Miguel Almiron, dalam waktu yang cukup lama.

Paraguay sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Turki, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. Gol tunggal Matias Galarza menjadi pembeda sekaligus memastikan timnya menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada insiden yang melibatkan Miguel Almiron menjelang berakhirnya babak pertama.

Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja  Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026 [Instagram @albirroja]
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026 [Instagram @albirroja]

Gelandang berpengalaman tersebut menerima kartu merah langsung setelah terlibat adu argumen dengan pemain Turki, Mert Muldur.

Dalam momen itu, Almiron terlihat menutupi mulutnya menggunakan tangan saat berbicara dengan lawannya.

Wasit Ivan Barton sempat mendapatkan rekomendasi dari VAR sebelum akhirnya mengambil keputusan tegas dengan mengusir Almiron dari lapangan.

Keputusan tersebut menjadi perhatian luas karena Almiron tercatat sebagai pemain pertama yang terkena dampak dari regulasi baru FIFA yang mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026.

Para pemain Timnas Turki merayakan gol Hakan Çalhanoglu ke gawang Hungaria dalam lanjutan leg kedua play-off UEFA Nations League di Puskas Arena, Senin (24/3/2025). [TFF.org]
Para pemain Timnas Turki merayakan gol Hakan Çalhanoglu ke gawang Hungaria dalam lanjutan leg kedua play-off UEFA Nations League di Puskas Arena, Senin (24/3/2025). [TFF.org]

Dalam aturan terbaru, pemain dapat langsung diganjar kartu merah apabila menutupi mulut menggunakan tangan, lengan, atau jersey saat berkonfrontasi dengan pemain lawan.

Kebijakan itu dibuat untuk mempermudah investigasi terhadap dugaan ucapan bernada diskriminatif, rasis, atau penghinaan yang sulit terdeteksi secara visual.

baca juga

Akibat kartu merah tersebut, Almiron sudah dipastikan absen pada pertandingan terakhir fase grup melawan Australia. Namun, ancaman yang dihadapi sang pemain belum berhenti sampai di situ.

FIFA masih berpeluang melakukan investigasi lanjutan terhadap insiden tersebut. Jika ditemukan adanya unsur diskriminasi atau pelanggaran serius lainnya, hukuman yang diterima bisa jauh lebih berat.

Nah, kode Disiplin FIFA bahkan mengatur sanksi minimum 10 pertandingan bagi pelaku tindakan diskriminatif.

"Setiap orang yang menyerang martabat atau integritas suatu negara, seseorang, atau sekelompok orang dengan menggunakan kata-kata atau tindakan yang merendahkan, diskriminatif, atau menyinggung berdasarkan ras, warna kulit, etnis, asal kebangsaan atau sosial, jenis kelamin, disabilitas, orientasi seksual, bahasa, agama, pendapat politik atau lainnya, kekuatan ekonomi, tempat kelahiran, atau status atau alasan lainnya akan dikenai sanksi berupa larangan bermain minimal 10 pertandingan atau jangka waktu tertentu, atau dengan tindakan disiplin lain yang sesuai," tulis Kode Disiplin FIFA.

"Tindakan diskriminatif dilakukan oleh pemain atau ofisial yang kemudian mengakui tindakan pelanggaran. Dalam hal ini, atas kebijakan badan peradilan, hingga setengah dari sanksi dapat diringankan untuk inisiatif pendidikan, komunikasi, dan pelatihan yang harus disetujui oleh FIFA," isi Kode Disiplin FIFA.

Lahirnya aturan baru tersebut tidak lepas dari kasus yang sempat menggemparkan sepak bola Eropa pada musim 2025-2026.

Saat itu, pemain Benfica, Gianluca Prestianni, tertangkap kamera menutupi mulutnya menggunakan jersey ketika melontarkan ucapan kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam pertandingan Liga Champions.

Hasil investigasi kemudian menyatakan bahwa Prestianni melakukan penghinaan homofobik. Ia dijatuhi hukuman larangan bermain enam pertandingan, dengan tiga laga di antaranya ditangguhkan selama masa percobaan dua tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:29 WIB

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×