- Timnas Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 melawan Norwegia pada babak enam belas besar.
- Legenda sepak bola Brasil mengkritik keras performa tim serta keputusan taktis pelatih Carlo Ancelotti selama turnamen berlangsung.
- Kegagalan ini menyebabkan ambisi Brasil meraih gelar juara dunia keenam kembali tertunda dan memicu tuntutan pemecatan pelatih.
Bahkan, Muller meminta CBF tidak ragu memecat Ancelotti meski sang pelatih masih terikat kontrak jangka panjang.
“Ini adalah timnas Brasil yang ditentukan oleh CBF dan pelatih, seorang pendatang baru di Piala Dunia yang lemah, pelatih semenjana yang belum meraih apa pun,” ucap Muller.
“Jika jadi CBF, saya akan pecat dia dan menyewa Jorge Jesus atau (Pep) Guardiola. Mereka mau mengeluarkan uang dan punya uang untuk dibelanjakan. Mereka seharusnya membayar klausul pelepasan dan memecat dia.”
Nada serupa juga disampaikan legenda Brasil lainnya, Ronaldo Nazario.
Meski mengakui kualitas Ancelotti sebagai salah satu pelatih terbaik dunia, Ronaldo menilai sang pelatih melakukan sejumlah kesalahan fatal saat menghadapi Norwegia.
“Jujur saja, saya pikir eliminasi ini diawali putusan dari bangku cadangan. Carlo Ancelotti adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola, tapi dia malam ini membuat terlalu banyak kesalahan,” ujar Ronaldo.
Ronaldo secara khusus mempertanyakan minimnya kesempatan bermain yang diberikan kepada Endrick selama turnamen berlangsung.
“Anda lihat Endrick. Setiap kali masuk di turnamen ini, dia membawa energi, agresi, dan ketidakterdugaan. Namun, dia menghabiskan lebih banyak waktunya di Piala Dunia dengan duduk di bangku cadangan. Saya tak memahami hal itu.”
