- FIFA menunjuk wasit Argentina, Facundo Tello, untuk memimpin laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko.
- Penunjukan perangkat pertandingan asal Argentina tersebut memicu spekulasi terkait netralitas wasit bagi tim nasional Prancis di lapangan.
- Maroko memiliki catatan kemenangan sempurna saat dipimpin Facundo Tello, sementara Prancis tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut.
Suara.com - Keputusan FIFA menunjuk wasit asal Argentina, Facundo Tello, untuk memimpin laga Perancis kontra Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 terus menjadi perbincangan.
Meski memicu kontroversi, para pemain Les Bleus menegaskan tidak gentar.
Laga Perancis melawan Maroko dijadwalkan berlangsung pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Tak hanya menunjuk Tello sebagai wasit utama, FIFA juga mempercayakan seluruh perangkat pertandingan, termasuk hakim garis hingga petugas VAR, kepada ofisial asal Argentina.
Keputusan tersebut memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian pihak menilai Perancis berpotensi dirugikan mengingat hubungan dengan Argentina masih menyisakan tensi sejak final Piala Dunia 2022.
![Timnas Prancis menelan kekalahan mengejutkan 1-2 saat menjamu Pantai Gading dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026 di Stade de la Beaujoire, Nantes pada Kamis (5/6/2026) waktu setempat. [Instagram @equipedefrance]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/68254-timnas-perancis.jpg)
Kekhawatiran itu juga dipicu pengalaman Les Bleus pada babak 16 besar. Saat menghadapi Paraguay, para pemain Perancis merasa sering menjadi sasaran pelanggaran.
Namun, wasit Ilgiz Tanthasev asal Uzbekistan tidak mengeluarkan satu pun kartu kuning kepada pemain Paraguay sepanjang pertandingan.
Meski demikian, striker Perancis Jean-Philippe Mateta menegaskan penunjukan wasit asal Argentina tidak akan mengubah persiapan timnya.
"Itu tak mengubah apa pun. Kami akan menyiapkan diri untuk itu. Kami sangat fokus," kata Mateta, dikutip dari Le Figaro.
Hal senada disampaikan bek Dayot Upamecano. Menurutnya, perhatian tim sepenuhnya tertuju kepada Maroko, bukan kepada siapa yang memimpin pertandingan.
"Aku tak mau fokus pada wasit, sepenuhnya pada Maroko."
Sementara itu, kiper Robin Risser meminta semua pihak tidak larut dalam berbagai spekulasi yang berkembang.
"Kami tak boleh terjerumus pada paranoia. Tugas Anda untuk meramaikan ini. Ada kepahitan sejak final (2022). Begitulah. Namun, wasit ini berada di sini karena mereka sesuai dengan level kompetisi."
Meski para pemain memilih bersikap tenang, ada satu catatan yang bisa menjadi perhatian Perancis jelang duel tersebut.
Maroko ternyata memiliki rekor sempurna setiap kali dipimpin Facundo Tello. Dalam dua pertandingan sebelumnya yang diwasiti pengadil asal Argentina itu, Singa Atlas selalu meraih kemenangan tanpa kebobolan.
Kemenangan pertama diraih saat mengalahkan Yordania 4-0 pada fase grup FIFA Arab Cup 2021. Setelah itu, Maroko kembali meraih hasil positif ketika menumbangkan Portugal 1-0 di perempat final Piala Dunia 2022 melalui gol tunggal Youssef En-Nesyri.
Rekor tersebut tentu bisa menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Maroko yang berharap mengulang kisah manis empat tahun lalu di Qatar.
Di sisi lain, Prancis justru belum memiliki pengalaman dengan Facundo Tello. Baik tim nasional maupun klub-klub asal Prancis belum pernah dipimpin wasit berusia 44 tahun tersebut dalam pertandingan resmi.
Meski begitu, ada satu hal yang bisa membuat Les Bleus sedikit lega. Tello dikenal sebagai wasit yang tegas dan tak segan memberikan hukuman kepada pemain yang melanggar.
Namanya sempat menjadi sorotan dunia setelah mengeluarkan 10 kartu merah dalam laga Boca Juniors kontra Racing Club pada 2022.
