- Lionel Messi akan menghadapi Timnas Inggris untuk pertama kalinya sepanjang karier internasionalnya dalam babak semifinal Piala Dunia 2026.
- Pertandingan bersejarah antara Argentina dan Inggris tersebut dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada hari Rabu, 15 Juli 2026 mendatang.
- Laga ini menjadi momen penting karena Messi belum pernah melawan Inggris meski telah menghadapi berbagai tim besar dunia.
Suara.com - Lionel Messi telah menghabiskan lebih dari dua dekade mengukir prestasi di level internasional dengan menghadapi hampir seluruh negara besar juara Piala Dunia, mulai dari Brasil, Jerman, Italia, hingga Prancis.
Namun, ada satu lawan yang selama ini belum pernah dihadapinya, yakni Timnas Inggris.
Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Argentina dijadwalkan menghadapi Inggris pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, Rabu (15/7/2026) waktu setempat.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) bahkan menyebut duel tersebut sebagai "pertandingan yang dipinjamkan takdir kepada Messi."
Messi Akhirnya Bertemu Inggris

Sepanjang karier internasionalnya, Messi belum pernah mencatatkan penampilan melawan Inggris. Kesempatan terdekat sebenarnya datang pada laga persahabatan di Jenewa pada November 2005.
Saat itu Argentina kalah 2-3 dari Inggris setelah Wayne Rooney dan Michael Owen membawa The Three Lions membalikkan keadaan.
Sayangnya, Messi harus absen karena menjalani hukuman skorsing usai menerima kartu merah saat menjalani debut internasional melawan Hungaria.
Melansir Reuters, Messi mengaku antusias akhirnya bisa merasakan atmosfer pertandingan melawan salah satu kekuatan besar sepak bola Eropa tersebut.
"Ini istimewa karena mereka adalah tim yang hebat, sebuah kekuatan besar, dan selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu," ujar Lionel Messi.
Argentina Waspadai Inggris
Argentina melaju ke semifinal setelah melewati fase gugur yang menguras tenaga, termasuk kemenangan 3-1 atas Swiss melalui babak perpanjangan waktu.
Sebelumnya, Albiceleste juga harus bekerja keras menyingkirkan Tanjung Verde dan bangkit dari ketertinggalan saat menghadapi Mesir.
Rangkaian pertandingan tersebut diakui Messi cukup menguras kondisi fisik tim.
"Kami butuh istirahat karena kami datang dari banyak kelelahan yang jelas dirasakan oleh grup, dan tiba dalam kondisi terbaik untuk terus berkompetisi," tambah Messi.
Saat menghadapi Swiss, kapten Argentina itu memang tidak mencetak gol, tetapi tetap berkontribusi lewat satu assist penting.
Sementara itu, pundit Inggris Micah Richards menilai Messi tetap menjadi ancaman terbesar bagi The Three Lions meski Inggris unggul dari sisi kecepatan.
"Inggris bisa berlari lebih cepat dari Argentina, tetapi mereka memiliki si kecil jenius Messi. Mereka semua bermain untuknya," kata Richards dalam siaran BBC.
Menurut mantan bek Manchester City tersebut, menjaga Messi hampir mustahil dilakukan selama 90 menit.
"Menjaganya adalah hal yang mustahil karena dia tidak pernah berlari kembali ke belakang untuk bertahan," ujarnya.
Pertemuan Argentina kontra Inggris dipastikan menambah babak baru dalam rivalitas klasik kedua negara. Selain memperebutkan tiket final Piala Dunia 2026, laga ini juga menjadi momen bersejarah karena menjadi pertemuan pertama Lionel Messi dengan Inggris di level internasional.
