FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB
FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi. (Foto dok. pribadi)
baca 10 detik
  • Ketua FKBI Tulus Abadi menyoroti penayangan promosi Super Soccer pada siaran Piala Dunia 2026 di TVRI.
  • Promosi tersebut dinilai melanggar aturan iklan tembakau di media elektronik berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.
  • Tulus mendorong penghentian ketergantungan industri olahraga nasional terhadap sponsor rokok guna mendukung gaya hidup sehat para atlet.

Suara.com - Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI menuai sorotan setelah menampilkan promosi Super Soccer.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi menilai kemunculan promosi tersebut menjadi ironi karena FIFA sendrii telah lama menutup pintu bagi industri rokok sebagai sponsor turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Menurut Tulus, sepak bola merupakan cabang olahraga yang memiliki basis penonton terbesar sekaligus menjadi magnet bagi berbagai sektor usaha untuk beriklan maupun memberikan sponsor. Industri rokok, kata dia, termasuk yang selama ini paling agresif memanfaatkan popularitas sepak bola sebagai media promosi.

"Beruntung, dalam ranah internasional, FIFA melarang turnamen sepak bola disponsori industri rokok. Pada World Cup 2026 tidak ada sponsorship oleh industri rokok," ujar Tulus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2026).

Namun, kondisi berbeda justru ditemui di Indonesia. Tulus menyoroti tayangan Piala Dunia 2026 di TVRI yang masih menampilkan promosi Super Soccer. Menurutnya, publik tidak bisa dilepaskan dari asosiasi bahwa Super Soccer merupakan bagian dari strategi promosi merek rokok Djarum Super.

Ia juga menyoroti penggunaan slogan "Ini Lebih Enak!" yang muncul dalam promosi tersebut.

"Sangat disayangkan tayangan World Cup 2026 di TVRI di-endorse oleh produsen rokok," katanya.

Tulus mengingatkan bahwa pemerintah telah mengatur pembatasan iklan produk tembakau melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Dalam aturan itu, iklan rokok di media elektronik hanya diperbolehkan tayang pada pukul 22.00 hingga 05.00 waktu setempat.

Lebih jauh, ia menilai Indonesia masih menghadapi paradoks dalam dunia olahraga. Di satu sisi, olahraga selalu dikampanyekan sebagai sarana membangun hidup sehat. Namun di sisi lain, promosi dan sponsor industri rokok masih lekat dengan berbagai cabang olahraga.

baca juga

Menurut Tulus, banyak negara telah meninggalkan praktik tersebut. Di Eropa, iklan dan promosi rokok mulai dilarang sejak dekade 1960-an, sementara Amerika Serikat menerapkannya pada 1973. Sejak Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) disahkan sebagai hukum internasional pada 2003, sebanyak 193 negara anggota WHO juga telah menerapkan pembatasan iklan dan promosi produk tembakau.

"Indonesia mungkin menjadi satu-satunya negara yang masih melegalkan iklan dan sponsor rokok di dunia olahraga," ujarnya.

Tak hanya menyoroti aspek sponsorship, Tulus juga mengaitkan budaya merokok dengan prestasi atlet nasional. Ia menilai masih adanya atlet, termasuk pemain sepak bola, yang merokok dan menjalani pola hidup tidak sehat menjadi salah satu faktor yang menghambat daya saing Indonesia di level internasional.

Menurut dia, seorang perokok akan mengalami penurunan kapasitas paru-paru sehingga sulit mempertahankan performa ketika harus berlari dalam intensitas tinggi di lapangan.

Karena itu, Tulus mendorong cabang olahraga di Indonesia mulai mengurangi ketergantungan terhadap dukungan industri rokok, baik dalam bentuk iklan, promosi, maupun sponsorship.

"Kalau atlet dan cabang olahraga kita ingin go internasional, salah satu strateginya harus berani meninggalkan ketergantungan pada industri rokok. Atlet juga harus mengarusutamakan gaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan merokok jika ingin menjadi kampiun dunia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Jadi Duit, FIFA Bakal Jual Potongan Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026

Apa Saja Jadi Duit, FIFA Bakal Jual Potongan Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:04 WIB

5 Fakta Mencengangkan Semifinal Piala Dunia 2026: Semua Tim Punya DNA Juara!

5 Fakta Mencengangkan Semifinal Piala Dunia 2026: Semua Tim Punya DNA Juara!

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Prancis vs Spanyol: Duel Filosofi, Siapa yang Bertahan di Panggung Dunia?

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

Donald Trump Janji Bikin Iran Menderita: Kami Pukul Mereka dengan Sangat Keras

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Jejak Ferry Hongkiriwang: Dari Kasus Culik Densus 88 ke Skandal Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:31 WIB

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB

×