Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Arief Apriadi

Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
Statistik Opta menunjukkan Inggris sangat bergantung pada Harry Kane dan Jude Bellingham di Piala Dunia 2026 jelang semifinal melawan Argentina. [Dok. England]
baca 10 detik
  • Timnas Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2026 dengan ketergantungan gol mencapai 92,3 persen pada Harry Kane dan Bellingham.
  • Data Opta mencatat tingkat ketergantungan Inggris terhadap dua pemain tersebut adalah yang tertinggi sepanjang sejarah turnamen Piala Dunia.
  • Inggris akan menghadapi Argentina di babak semifinal guna membuktikan apakah dominasi dua pemain tersebut mampu menembus pertahanan lawan.

Suara.com - Timnas Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif. Namun, produktivitas gol The Three Lions juga menunjukkan ketergantungan yang sangat besar pada dua pemain, Harry Kane dan Jude Bellingham.

Duet tersebut telah mencetak 12 dari total 13 gol Inggris sepanjang turnamen atau sekitar 92,3 persen.

Satu-satunya gol yang tidak dicetak Kane atau Bellingham lahir dari Marcus Rashford saat Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka fase grup.

Bahkan, sembilan gol terakhir Inggris di Piala Dunia 2026 seluruhnya diborong secara bergantian oleh Kane dan Bellingham.

Statistik Opta Soroti Ketergantungan Inggris

Wayne Rooney memuji Harry Kane usai membawa Inggris menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026. Namun, ia mengkritik lini tengah dan pertahanan The Three Lions. [Dok. England]
Wayne Rooney memuji Harry Kane usai membawa Inggris menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026. Namun, ia mengkritik lini tengah dan pertahanan The Three Lions. [Dok. England]

Berdasarkan data Opta, belum pernah ada tim nasional dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak minimal 10 gol dengan tingkat ketergantungan sebesar itu kepada dua pemain.

Produktivitas Inggris menjadi yang paling terkonsentrasi dibandingkan tim-tim lain sepanjang sejarah turnamen.

Fenomena tersebut bertolak belakang dengan pandangan umum bahwa sepak bola merupakan permainan kolektif. Inggris justru menunjukkan efektivitas lewat kontribusi dominan dua pemain utamanya.

Meski terlihat berisiko, sejarah menunjukkan ketergantungan terhadap dua pemain tidak selalu berakhir buruk.

baca juga

Dari tujuh tim dengan karakteristik serupa, enam berhasil mencapai semifinal, sementara satu di antaranya bahkan keluar sebagai juara.

Italia pada Piala Dunia 1938 menjadi contoh tim yang sukses mengangkat trofi meski sangat bergantung pada segelintir pemain.

Sementara itu, Prancis pada Piala Dunia 2026 juga menunjukkan tren serupa dengan Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé yang menyumbang 81,3 persen gol tim.

Argentina Siap Uji Ketajaman Kane dan Bellingham

Tim-tim seperti Spanyol (1950), Swiss (1958), hingga Bulgaria (1994) juga pernah melaju jauh berkat kontribusi besar dua pemain andalan mereka.

Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022 pun sangat mengandalkan Lionel Messi sebagai pusat permainan.

Messi tercatat melepaskan 32 persen total tembakan Argentina pada edisi 2022 dan meningkat menjadi 34 persen di Piala Dunia 2026.

Hanya Robert Lewandowski bersama Polandia yang memiliki beban serangan lebih besar, yakni mencapai 38,7 persen dari total tembakan timnya pada edisi sebelumnya.

Meski demikian, Inggris dinilai menghadapi risiko lebih besar karena Argentina memiliki variasi serangan yang lebih beragam di sekitar Messi.

Jika lini belakang Argentina mampu meredam pergerakan Kane dan Bellingham pada semifinal di Atlanta, Inggris berpotensi kesulitan menemukan sumber gol lain.

Kolektivitas Spanyol Jadi Pembanding

Di sisi lain, Spanyol yang telah memastikan tempat di final menunjukkan pendekatan berbeda dengan mengandalkan kekuatan kolektif.

La Roja tidak bergantung pada satu atau dua pemain karena kontribusi di lini serang tersebar lebih merata.

Pemenang laga Inggris kontra Argentina akan menghadapi Spanyol di partai final dengan dua filosofi permainan yang berbeda: kolektivitas melawan dominasi individu.

Semifinal ini pun akan menjadi pembuktian apakah strategi Inggris yang bertumpu pada Kane dan Bellingham mampu kembali membawa mereka melangkah ke final atau justru menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Argentina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:54 WIB

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026

Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:10 WIB

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:50 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

×