- Manchester United resmi merekrut gelandang asal Belgia, Youri Tielemans, dari Aston Villa dengan kontrak lima tahun.
- Pemain berusia 29 tahun itu bergabung untuk memperkuat lini tengah di bawah arahan pelatih Michael Carrick.
- Tielemans membawa modal catatan 35 penampilan musim lalu guna membantu performa Setan Merah musim depan.
Suara.com - Geliat bursa transfer musim panas Liga Inggris kembali memanas setelah Manchester United resmi mengamankan jasa gelandang asal Belgia, Youri Tielemans.
Kehadiran mantan pemain Aston Villa itu diproyeksikan sebagai bagian penting dari upaya membenahi lini tengah Setan Merah menjelang musim 2026/2027.
Keputusan Manchester United mengikat Tielemans dengan kontrak berdurasi lima tahun menunjukkan besarnya peran sang pemain dalam proyek kebangkitan klub di bawah arahan pelatih baru, Michael Carrick.
Tak Sabar Rasakan Atmosfer Old Trafford
Bagi Youri Tielemans, bermain dengan seragam Manchester United merupakan pencapaian emosional yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Atmosfer Old Trafford menjadi salah satu motivasi terbesar sang gelandang untuk segera membuktikan kualitasnya di atas lapangan.
Tekanan dari puluhan ribu suporter justru dianggapnya sebagai suntikan motivasi untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan kandang.
"Sepertinya saya belum bisa memahami betapa besarnya hal itu," ujar Tielemans, dikutip dari laman resmi klub pada Rabu.
Michael Carrick Jadi Alasan Spesial
![Sikap Michael Carrick Soal Kursi Manajer Permanen Manchester United. [Dok. Man United]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/26/41997-michael-carrick.jpg)
Selain pesona Old Trafford, ada alasan lain yang membuat kepindahan pemain berusia 29 tahun itu terasa personal.
Keberadaan Michael Carrick sebagai pelatih kepala Manchester United menjadi salah satu faktor yang meyakinkan Tielemans untuk menerima pinangan klub.
Gelandang asal Belgia tersebut mengakui bahwa Carrick merupakan salah satu sosok yang ia idolakan ketika sang pelatih masih aktif bermain.
Pemahaman taktik Carrick sebagai mantan gelandang top juga diyakini dapat membantu komunikasi keduanya berjalan baik sejak awal.
"Sang pelatih sangat hebat. Saya sangat senang karena terjalin hubungan yang baik dengannya," ungkap mantan pemain Leicester City tersebut.
"Fakta bahwa ia pernah bermain (di lini tengah) dan kini mencari tipe gelandang tertentu... hal itu sangat berarti, mengingat segala pencapaiannya sebagai pemain," tambahnya.
