- Vietnam memperkuat skuad dengan tiga pemain naturalisasi asal Brasil untuk menghadapi Piala AFF 2026.
- Timnas Indonesia tergabung di Grup A dan akan melawan Vietnam di Stadion Pakansari pada Agustus 2026.
- Turnamen sepak bola Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Suara.com - Piala AFF 2026 belum dimulai, tetapi persaingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam sudah mulai memanas.
Media Vietnam, TheThao247, menyoroti kekuatan terbaru skuad The Golden Star Warriors yang dinilai bisa menjadi pembeda dalam upaya mempertahankan gelar juara.
Sorotan tersebut tertuju pada tiga pemain naturalisasi keturunan Brasil yang kini menjadi bagian dari skuad Vietnam.
Mereka adalah Do Hoang Hen atau Hendrio, Nguyen Xuan Son yang dikenal sebagai Rafaelson, serta Nguyen Tai Loc alias Geovane Magno.
Kehadiran ketiganya membuat Vietnam memiliki tambahan kekuatan di lini serang. Ketiga pemain tersebut juga bukan sosok yang benar-benar baru di sepak bola Vietnam karena sudah cukup lama berkarier di kompetisi V.League.
Setelah resmi mendapatkan status sebagai warga negara Vietnam, mereka pun berkesempatan memperkuat tim nasional.
TheThao247 menilai keberadaan trio naturalisasi tersebut menjadi salah satu alasan Vietnam semakin percaya diri menatap Piala AFF 2026.
Mereka dianggap mampu menambah variasi serangan sekaligus membuat permainan Vietnam semakin sulit ditebak.
Media Vietnam tersebut juga menyoroti penampilan awal ketiganya bersama tim nasional. Hendrio, Rafaelson, dan Geovane Magno dinilai mampu beradaptasi dengan cepat sehingga langsung memberikan dimensi baru dalam permainan Vietnam.
Kehadiran mereka membuat skuad asuhan Kim Sang Sik memiliki lebih banyak opsi dalam membangun serangan. Kombinasi pemain naturalisasi, pemain lokal berpengalaman, dan talenta muda pun membuat Vietnam kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Kim Sang Sik juga disebut puas dengan kontribusi para pemain naturalisasi tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kualitas skuad Vietnam mengalami peningkatan setelah kedatangan ketiganya.
Meski demikian, Kim tetap memiliki pekerjaan rumah. Timnas Vietnam masih harus terus menyempurnakan aspek taktik dan kondisi fisik sebelum turnamen dimulai.
Vietnam juga memiliki modal persiapan yang cukup matang setelah menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Kondisi tersebut membuat sang juara bertahan semakin percaya diri menghadapi Piala AFF 2026.
Di sisi lain, Timnas Indonesia datang dengan misi berbeda. Skuad Garuda masih memburu gelar juara pertama sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala AFF.
Pada Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Sebanyak 10 negara peserta dibagi ke dalam dua grup, dengan dua tim terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke semifinal.
Pada fase grup, setiap tim akan memainkan empat pertandingan dengan format kandang dan tandang. Masing-masing negara dijadwalkan menjalani dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang.
Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya pada 27 Juli 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.
Empat hari kemudian, skuad Garuda akan bertandang menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand. Timor Leste masih menggunakan stadion tersebut sebagai kandang karena fasilitas di negaranya belum memenuhi standar FIFA.
Laga yang paling dinantikan di Grup A akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Vietnam. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari pada 3 Agustus 2026.
Duel melawan Vietnam diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling penting dalam persaingan menuju semifinal. Setelah itu, Indonesia akan menutup fase grup dengan bertandang menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026.
Piala AFF 2026 juga memiliki nilai historis karena menjadi edisi ke-30 sejak turnamen tersebut pertama kali digelar pada 1996.
Indonesia memang selalu menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara. Namun, hingga kini skuad Garuda belum pernah mengangkat trofi Piala AFF.
Prestasi terbaik Timnas Indonesia adalah enam kali menjadi runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
