- Dewan FIFA berencana menggelar rapat darurat untuk mencopot Presiden Gianni Infantino akibat kontroversi penjualan hak siar Piala Dunia.
- UEFA, CONCACAF, dan Presiden La Liga secara terbuka menyatakan kehilangan kepercayaan serta mendesak pengunduran diri Gianni Infantino.
- Meskipun masih mendapat dukungan terbatas, posisi politik Gianni Infantino semakin melemah dan terancam lengser melalui mosi tidak percaya.
“Era Infantino sudah berakhir. Sepak bola dunia membutuhkan kepemimpinan baru,” ujarnya.
Meski tekanan terus menguat, Infantino masih mendapat dukungan terbatas dari beberapa federasi, termasuk Qatar, Maroko, Indonesia dan Lebanon.
Namun, posisi politiknya dinilai semakin melemah di tengah badai kritik.
Rapat darurat FIFA dalam waktu dekat diprediksi menjadi penentu masa depan Infantino.
Jika mosi tidak percaya disetujui, pria Italia itu akan didepak dari jabatannya sebagai Presiden FIFA.