- Timnas Indonesia U-20 bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia di New Laos National Stadium pada 31 Agustus 2026.
- Pelatih Nova Arianto menyiapkan evaluasi penting terkait masalah penyelesaian akhir dan konsentrasi pemain setelah gagal meraih kemenangan.
- Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan menghadapi tuan rumah Laos di stadion yang sama pada 3 September 2026.
Suara.com - Timnas Indonesia U-20 harus mengawali perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan hasil kurang maksimal.
Menghadapi Malaysia di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin (31/8/2026), Garuda Muda hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Hasil 0-0 tersebut membuat Timnas Indonesia U-20 gagal mengamankan tiga poin pada pertandingan pertama.
Kondisi itu membuat Nova Arianto langsung menyiapkan evaluasi sebelum timnya menjalani laga kedua menghadapi tuan rumah Laos.
Nova tidak menampik bahwa hasil tersebut membuat dirinya kecewa.
Pelatih berusia 46 tahun itu menilai timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, tetapi kesempatan tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik.
“Yang pertama pasiti kami sangat kecewa kami gagal menang di pertandingan kemarin,” kata Nova Arianto kepada awak media, Selasa (1/9/2026).
Menurut Nova, para pemain sempat merasakan ketegangan pada awal pertandingan.
Namun, setelah mampu mengatasi tekanan tersebut, Garuda Muda justru mulai menemukan momentum dan menciptakan beberapa peluang.
“Karena mungkin diawal kami ada ketegangan tetapi setelah itu kami bisa memegang momentum dan banyak peluang yang kami sia siakan tapi itulah seni sepak bola terkadang yang mudah bisa kelihatan sulit untuk mencetak gol,” tambahnya.
Persoalan penyelesaian akhir menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar Timnas Indonesia U-20.
Nova melihat peluang yang seharusnya bisa menghasilkan gol justru berakhir sia-sia sehingga tim harus puas membawa pulang satu poin.
Selain finishing, Nova juga menyoroti konsentrasi pemain selama pertandingan.
Menurutnya, kemampuan menguasai permainan belum cukup apabila para pemain tidak mampu mempertahankan fokus hingga pertandingan berakhir.
“Evaluasi pastinya dari fokus dan finishing pemain agar di pertandingan selanjutnya mereka bisa tampil lebih baik,” ujar mantan pemain Persib Bandung tersebut.
Nova juga menekankan pentingnya proses perkembangan para pemain muda.
Ia ingin anak asuhnya tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga terus menunjukkan perkembangan dari satu laga ke laga berikutnya.
“Selain itu saya juga melihat soal target yang memang menjadi tujuan tp bagaimana harapannya pemain bisa bisa terus berkembang dengan proses yang mereka jalani,” tambahnya.
Hasil imbang melawan Malaysia membuat pertandingan berikutnya menjadi sangat penting bagi Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-20 membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang meraih posisi terbaik di klasemen grup.
Lawan berikutnya adalah Laos yang akan dihadapi pada pertandingan kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Kamis (3/9/2026).
Laga kontra Laos juga menjadi kesempatan bagi Nova untuk menguji hasil evaluasi yang dilakukan setelah pertandingan pertama.
Terutama dalam hal menjaga fokus serta meningkatkan ketajaman para pemain di depan gawang.
Jika mampu memperbaiki dua persoalan tersebut, Timnas Indonesia U-20 diharapkan bisa tampil lebih efektif.
Garuda Muda pun memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan pertama sekaligus memperbaiki posisi di klasemen grup.