Bantahan SO Arema FC Soal Pintu Stadion Kanjuruhan Malang Tertutup, Seolah Dikunci dari Luar

Suara Cianjur

Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:11 WIB
Bantahan SO Arema FC Soal Pintu Stadion Kanjuruhan Malang Tertutup, Seolah Dikunci dari Luar
Ribuan Suporter gelar Doa Bersama dan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan (Foto Ilustrasi / Suara.com / ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi/rwa)

SuaraCianjur.id- Dalam peristiwa Tragedi Kanjuruhan Malang disebutkan jika hanya ada dua pintu yang terbuka hingga membuat para penonton berebut berdesakan untuk keluar, usai Polisi melepaskan gas air mata.

Dalam tragedi maut yang menewaskan ratusan orang meninggal dunia itu, disebut-sebut jika pihak panpel mengunci beberapa pntu keluar di Stadion Kanjuruhan.

Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, membuka suaranya. Dirinya menyatakan tikda pernah menutup pintu stadion. Pintu dalam stadion itu tak pernah terkunci sejak awal pertandingan Arema FC vs Persebaya dimulai, hingga peluit akhir babak pertandingan.

Seperti yang diketahui, kalau kericuhan meletus usai pertandingan tersebut. Saat itu Arema FC dikalahkan oleh Persebaya Surabaya, pada hari Sabtu (1/10) lalu.

Dirinya juga mengklaim taka da perintah kepada anak buahnya untuk menutup sejumlah pintu keluar Stadion Kanjuruhan Malang.

Banyak yang menyebut kalau pintu stadion yang tertutup menjadi penyebab tragedi kelam kemarin.

Seperti yang diketahui, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam orang tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

Satu diantaranya adalah Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno. Ia ditetapkan menjadi tersangka dan disangkakan melanggar pasal 359 dan 360 KUHP.

“Pertama saya ucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya pada Aremania. Ini adalah bentuk dari tanggung jawab saya. Saya akan patuh dalam proses hukum ini. Tetapi saya ingin ada keadilan dan usut tuntas,” ujar Suko, Senin (10/10/2022), mengutip dari Suara.com.

baca juga

Dirinya mengklaim kalau pintu selalu terbuka saat dimulai pertandingan hingga akhir. Bahkan sebanyak delapan orang match steward turut berjaga di setiap pintu.

Dalampertandingan Arema FC vs Persebaya kemarin, pintu stadion dibuka sejak pukul 16.00 WIB. Dibagian tribun ekonomi terdapat 14 pintu dan setiap pintu ada satu orang yang menjadi penanggung jawab.

Pintu yang dibuka menurutnya tidak pernah lagi dikunci. Kemudian setiap habis pertandingan kunci pintu stadion biasanya langsung diserahkan kepada petugas Dispora Kabupaten Malang, untuk menutup pintu stadion.

“Tidak pernah menutup pintu sejak awal sampai akhir. Tanyakan ke pemegang (match steward) kunci pintu tidak pernah pintu dikunci. Bahkan biasanya setelah pertandingan pintu tetap dibiarkan dibuka, yang kunci pegawai Dispora Kabupaten Malang (selaku UPT Kanjuruhan,” terang Suko.

Kondisi pintu Stadion Kanjuruhan Malang dibuka dan ditutup dari dalam, sementara menurutnya dalam tragedi maut kemarin, disebutkan kalau pintu ditutup dari luar tribun.

Maka Suko pun membantah kalau penutupan pintu dilakukan oleh mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Polri Gas Air Mata Kadaluarsa Tak Berbahaya Seperti Makanan, Kata TGIPF Tetap Aja Pelanggaran

Kata Polri Gas Air Mata Kadaluarsa Tak Berbahaya Seperti Makanan, Kata TGIPF Tetap Aja Pelanggaran

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 20:50 WIB

Kenapa Luis Milla Bilang Persib Bandung Dalam Masalah Besar?

Kenapa Luis Milla Bilang Persib Bandung Dalam Masalah Besar?

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 16:57 WIB

Terkait Gas Air Mata Kadaluarsa di Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Berikan Jawaban

Terkait Gas Air Mata Kadaluarsa di Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Berikan Jawaban

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:52 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:38 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:36 WIB

Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris

Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:35 WIB

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:24 WIB

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:23 WIB

×